Dua rencana penarikan pesawat Lion Air

Kementerian Perhubungan sudah menyiapkan dua rencana untuk menarik pesawat Lion Air yang terjatuh di laut dekat Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali.
Juru Bicara Kementerian Perhubungan Bambang Ervan masih belum bisa memberikan kepastian kapan pesawat tersebut akan dipindahkan namun sejumlah persiapan sudah mulai dilakukan hari ini.
Sementara itu pemeriksaan terhadap sejumlah awak pesawat termasuk pilot pesawat Lion Air, M Ghozali juga telah dilakukan.
"Kami masih melakukan persiapan-persiapan karena menarik di air ini berbeda. Kami menyiapkan dua rencana yang pertama dengan kapal tug boat tapi pesawat harus diapungkan dulu dengan drum karena kalau tidak bergerak kan dia tenggelam," kata Bambang Ervan kepada BBC Indonesia.
"Yang kedua adalah ditarik dengan kapal yang punya crane (penarik) milik perusahaan pembangunan jalan tol dan ini tengah kita siapkan."
"Kita mulai persiapan hari ini tapi belum tahu apakah akan dilakukan hari ini atau besok."
Pemeriksaan awak
Semua penumpang pesawat yang berjumlah 101 orang serta 7 awak pesawat dilaporkan berada dalam kondisi selamat meski ada beberapa yang mengalami luka-luka.
"Masih ini ada tujuh orang yang dirawat di rumah sakit dan semuanya adalah WNI," kata Bambang.
Hingga saat ini belum ada penjelasan tentang penyebab jatuhnya pesawat Lion Air yang baru beroperasi tahun lalu itu.
Komisi Nasional dan Keselamatan Tranportasi masih melakukan penyelidikan terhadap penyebab terjadinya kecelekaan tersebut.
Awak pesawat termasuk pilot M Ghozali juga sudah diperiksa kondisi kesehatannya termasuk soal kemungkinan adanya kandungan alkohol dalam tubuhnya.
"Kita sudah lakukan tes terhadap kru-nya sampai pemeriksaan urine dan darahnya dan segala macam hasilnya negatif tapi tetap terus kita monitor karena selanjutnya ada tes pada rambut," kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara Herry Bakti Gumay kepada wartawan di Denpasar, Bali.
Sebelumnya pesawat jenis Boeing 737-800 NG tersebut pada hari Sabtu (13/04) sore dilaporkan sudah mendekati landas pacu bandara tetapi jatuh ke perairan dan menyebabkan badan pesawat patah.









