First lady hopes to encourage greater respect for women

Sumber gambar, AP
Berita yang menjadi materi pelajaran bahasa Inggris kali ini adalah tekad ibu negara Afghanistan memperbaiki kualitas hidup perempuan dan upaya mengatasi konsumsi alkohol berlebihan.
First lady hopes to encourage greater respect for women
Afghanistan's new first lady Rula Ghani has said that she intends to play her part in improving the lives of women in the country.
In an interview with the BBC just days after moving into her new office in the presidential palace, Mrs Ghani said she hoped to encourage greater respect for women.
Her decision marks a change from the tradition of Afghan leaders' wives staying out of the public eye.
Rula Ghani, who was born and brought up in Lebanon as a Christian, was the only candidate's wife to appear in public during the election campaign.
Ibu negara berharap akan mendorong agar perempuan lebih dihargai
Ibu negara baru Afghanistan Rula Ghani mengatakan ia berniat memainkan peran dalam meningkatkan kehidupan perempuan di negara itu.
Dalam wawancara dengan BBC beberapa hari saja setelah berpindah ke kantornya yang baru di istana presiden, Nyonya Ghani mengatakan ia berharap untuk mendorong agar perempuan lebih dihormati.
Keputusannya menandai pergeseran dari tradisi para istri pemimpin Afghanistan yang biasanya menjauh dari perhatian umum.
Ruha Ghani, yang dilahirkan dan dibesarkan di Lebanon sebagai seorang Kristen, adalah satu-satunya istri calon presiden yang muncul di muka umum selama kampanye pemilihan.
France to ban images that celebrate alcohol

France has announced measures to crack down on binge-drinking. A new crime will be created making it illegal to encourage minors to drink excessive amounts of alcohol.
Those found guilty would face a year in jail and a fine US$19,000.
The health ministry also wants to ban items such as t-shirts and mobile phone cases that glorify alcohol.
Binge-drinking is seen as a growing problem among teenagers in France.
Prancis akan melarang gambar-gambar yang merayakan alkohol
Prancis mengumumkan langkah-langkah untuk memberantas minum alkohol secara berlebihan dalam waktu singkat. Kejahatan baru akan ditetapkan sehingga tindakan mendorong anak di bawah umur meminum alkohol berlebihan akan digolongkan ilegal.
Mereka yang dinyatakan bersalah terancam hukuman satu tahun penjara dan denda sebesar US$19.000.
Kementerian kesehatan juga ingin melarang barang-barang seperti kaus dan bungkus telepon genggam yang mengagung-agungkan alkohol.
Minum berlebihan dipandang sebagai masalah yang semakin besar di kalangan remaja Prancis.









