Lingkungan dirusak tambang, protes warga berujung sidang
Upaya warga dalam mempertahankan lingkungan tempat mereka tinggal tidaklah mudah. Mereka berhadapan dengan ancaman pemenjaraan hingga kekerasan.
Salah satunya terjadi pada masyarakat adat Maba Sangaji yang bermukim di Halmahera Timur, Maluku Utara.
Tambang nikel dan entitas korporasi yang masuk di wilayah mereka, menciptakan bermacam nestapa. Hutan ditebang. Sungai tercemar. Denyut kehidupan masyarakat adat Maba Sangaji pun berada di tepi jurang.
Saat mereka protes karena lingkungan mereka dirusak tambang, masyarakat Maba Sangaji justru diadili.
Oleh pengadilan, penjara lima bulan dan delapan hari dijatuhkan kepada masyarakat adat Maba Sangaji.
Di Indonesia, kasus semacam ini senantiasa berulang, dari Sumatera hingga Papua. Apa pemicunya? Simak video selengkapnya.
Video produksi: Faisal Irfani dan Anindita Pradana






