|
Kesabaran kunci sukses | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Kesabaran dan strategi pengajaran menjadi penting dalam mempertahankan keberlangsungan keluarga seniman pertunjukan tradisional, kata salah satu anggota keluarga Jimat di Bali Melatih tarian dengan menggunakan berbagai strategi penting dalam mempertahankan seni pertunjukan seperti tari Gambuh misalnya, kata Ni Ketut Cenik anggota keluarga Jimat yang hidup di Batuan Gianyar Bali. Ni Ketut Cenik yang berumur 90 tahun mengatakan melatih anak anak harus dilakukan dengan hati hati sama seperti bermain layang layang. Tahun 2008, Ni Ketut Cenik, cucu dan cicitnya mementaskan tarian tradisional Bali di Jepang. Cicitnya, Sri Maharyeni mengatakan penghargaan penonton di negara tersebut menunjukkan seni tradisi sama pentingnya dengan seni modern. Dia mengatakan Indonesia mempunyai tempat yang besar di dunia, tidak hanya seni Bali, tetapi juga dari tempat lain. Keluarga seniman tradisional Bali ini berusaha keras mempertahankan bentuk tarian kuno baik dengan lewat ceramah maupun pengajaran, kata generasi keduanya I Made Jimat. Mengajar menari baik kepada anggota keluarga maupun warga lain memberikan kepuasan batin bagi cucu Ni Ketut Cenik, Ni Wayan Sekaryani. Sementara Sri Maharyeni yang masih belajar di sekolah menengah mengakui sebagian besar teman temannya lebih menyukai kegiatan ekstra kurikuler bukan menari, seperti pramuka atau jurnalisme. Sri mengatakan generasi muda malu belajar tarian tardisional Bali karena orang lebih suka tarian modern. |
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||