BBCIndonesia.com
  • Bantuan
Diperbaharui pada: 18 Juni, 2007 - Published 12:40 GMT
Email kepada temanVersi cetak
Habibie tidak puas demokrasi

Mantan Presiden RI B.J. Habibie
BJ Habibie pernah menjabat menteri dan wapres
Mantan Presiden B.J. Habibie belum puas dengan laju demokratisasi saat ini karena presiden baru dipilih langsung oleh rakyat tetapi tidak dicalonkan langsung oleh rakyat.

Mantan presiden ketiga RI itu berharap dalam pemilu mendatang, paket calon presiden dan wakil tidak hanya dipilih langsung oleh rakyat, tetapi sekaligus dicalonkan langsung oleh rakyat.

Melalui cara itu, kader kompeten dari partai-partai besar lebih memiliki peluang untuk maju dalam pencalonan presiden dan tidak perlu keluar partai untuk kemudian membentuk partai baru lagi.

"Dengan demikian saya bayangkan akan terjadi konvergensi partai, mungkin hanya empat partai," kata B.J. Habibie, yang kelahiran tahun 1936, dalam wawancara di Jakarta.

 saya bayangkan akan terjadi konvergensi partai, mungkin hanya empat partai
B.J. Habibie

Habibie juga berbicara mengenai keinginannya untuk bertemu dengan mantan Presiden Suharto yang sampai sekarang belum pernah terwujud.

Dengarkan argumentasi dan pemikiran mantan Presiden B.J. Habibie dalam acara Tokoh BBC Siaran Indonesia, Minggu, 30 Juni, siaran pukul 05.00 WIB.

Nama
Kota/Negara
Email
Komentar anda
BBC mungkin mengedit komentar anda dan tidak menjamin semua akan diterbitkan
Logo tokohBincang tokoh
Acara berbicara fakta, argumentasi dan kisah tokoh.
Anwar IbrahimTokoh April
Ambisi Anwar Ibrahim untuk kembali ke panggung politik
WirantoTokoh Mei
Jendral Wiranto ingin cetak kepemimpinan model baru
Berita utama saat ini
Email kepada temanVersi cetak
Bantuan | Hubungi kami | Tentang kami | Profil staf | Pasokan Berita RSS
BBC Copyright Logo^^ Kembali ke atas
Berita Dunia | Berita Indonesia | Olahraga | Laporan Mendalam | Ungkapan Pendapat | Surat dari London
Bahasa Inggris | Berita Foto | Cuaca
BBC News >> | BBC Sport >> | BBC Weather >> | BBC World Service >> | BBC Languages >>
Bantuan | Privacy