Selayang pandang Afrika Selatan lewat foto

Sumber gambar, Neil Aldridge
Nikmati keindahan Afrika Selatan melalui delapan jepretan elok karya fotografer yang telah mendapatkan penghargaan Neil Aldridge.
Nama juru foto satwa liar yang telah meraih penghargaan -yang juga merupakan kontributor Earth Capture- Neil Aldridge mengorbit berkat jepretannya tentang anjing-anjing liar Afrika.
Ia tinggal di North Somerset, Inggris, tetapi pekerjaannya menuntutnya untuk berkelana di seluruh dunia walau akhirnya ia selalu kembali ke negara asalnya, Afrika Selatan.

Sumber gambar, Neil Aldridge
Potret singa betina yang menakjubkan ini diambil di Taman Nasional Kariega Game di kawasan Eastern Cape, Africa Selatan.
Aldridge bertemu dengan singa betina ini beberapa kali. Berdasarkan pengalamatannya singa ini suka menyendiri dan tampaknya tidak akur dengan singa-singa lain.
Dengan merebahkan diri di semak-semak sambil menikmati pancaran pertama sang Surya persis di wajahnya, singa sangat tertarik dengan induk badak dan anaknya.
“Saya pikir ia sedang mempertimbangkan apakah akan memangsa anak badak atau tidak,” kata Aldridge.
“Ini menunjukkan alasan mengapa ia bertahan hidup sendirian dalam jangka lama, karena jelas ia cukup berani.”
Aldridge memfilmkan dua anak singa bermain-main 'konyol-konyolan'.
“Itu merupakan aksi paling konyol untuk dilihat,” tuturnya.
“Salah satu momen indah di mana lebih lama kita menghabiskan waktu di alam liar di Afrika, maka hal-hal seperti ini terjadi dan membalas kesabaran dan ketekunan kita.”

Sumber gambar, Neil Aldridge
Di Sungai Shingwedzi yang airnya penuh, yang berada di Afrika Selatan bagian utara, sekelompok buaya Nil dengan mulut menganga menunggu mangsa masuk ke mulut.
“Saya tidak pernah lagi melihat buaya-buaya berkelompok dalam jumlah banyak, saling mentoleransi satu sama lain,” kata Aldridge.

Sumber gambar, Neil Aldridge
Tak seperti juru foto-juru foto lain yang ia temui di cagar alam, Aldridge menghindari penggunaan pencahayaan buatan dan lebih menyukai cahaya dan kondisi alami.
“Ketika hari berakhir, begitu sinar sirna, saya lebih suka mencoba dan memperlambat shutter kamera dan mulai kreatif tentang pergerakan binatang,” jelasnya.

Sumber gambar, Neil Aldridge

Sumber gambar, Neil Aldridge
Ketika mengambil gambar satwa liar, Neil berpendapat bahwa hal paling penting yang dilakukan adalah menyewa jasa pemandu yang dapat membaca tingkah laku binatang dan memastikan binatang itu tidak mengelami stres.
“Bagi saya sebagai juru foto selalu penting untuk memungkinkan binatang-binatang menerima kita dan memotret mereka sesuai dengan kondisi mereka.”

Sumber gambar, Neil Aldridge
Walaupun sebagian besar orang menuju Afrika untuk melacak hewan yang disebut sebagai 'Lima Besar', Aldridge berkata terdapat hal-hal menakjubkan di sekitar kita.
“Ada baiknya berlutut dan mengambil gambar dari sudut berbeda,” katanya.

Sumber gambar, Neil Aldridge
Jika keadaan aman, Aldridge ke luar dari mobilnya dan mengambil gambar dengan berjalan kaki.
“Menakjubkan mengambil gambar binatang besar, tetapi beberapa hal menarik terjadi di sekitar kaki kita dan kita tidak melihat hal-hal seperti itu bila kita selalu berada di dalam mobil,” jelasnya.
<italic>Jika Anda ingin membaca artikel ini dalam bahasa Inggris, <link type="page"><caption> A wild potrait of South Africa</caption><url href="http://www.bbc.com/earth/story/20151009-a-wild-portrait-of-south-africa" platform="highweb"/></link> dan tulisan-tulisan terkait silakan kunjungi <link type="page"><caption> BBC Earth</caption><url href="http://www.bbc.com/earth/uk" platform="highweb"/></link>.</italic>









