Apa persyaratan menjadi bos?

bos

Sumber gambar, iStock

Keterangan gambar, Branson: Manajer mempertahankan peraturan, pemimpin bersedia mengubahnya atau paling tidak mendapatkan jalan kreatif.

Banyak dari kita menginginkan peran yang penting di tempat kerja - kita ingin menjadi atasan. Tentu saja, begitu mencapainya, posisi itu tidak selalu gemerlap ataupun semudah seperti yang kita bayangkan. Hal ini terutama berlaku bagi para wiraswastawan.

Rahasia berhasil menjadi bos tidak begitu mudah diketahui, tetapi tetaplah penting. Dan ini adalah topik yang diperhatikan Linked In Influencers saat ini.

Ini adalah yang dikatakan dua dari bos tentang apa yang diperlukan untuk menjadi wiraswastawan dan atasan.

Richard Branson, pendiri Virgin Group

“Saya sering ditanya,"Apa yang diperlukan untuk menjadi bos?" Ini adalah pertanyaan yang sulit dijawab," tulis Branson lewat post-nya What Does it Take to Be the Boss? Managers Versus Leaders. “Menurut saya, ada dua jenis atasan: manajer dan pemimpin."

Peran pemimpin, tulisnya, adalah bekerja dengan orang "untuk mengubah kehidupan orang lain menjadi lebih baik". Manajemen di pihak lain adalah "mengenai pemeliharaan proses, disiplin dan sistem.

Manajer mempertahankan peraturan, pemimpin bersedia mengubahnya atau paling tidak mendapatkan cara kreatif," tulis Branson.

Keduanya penting dalam bisnis dan untuk menjadi atasan, tetapi "sangatlah penting bahwa Anda memiliki kepemimpinan", terutama jika Anda sendiri ingin berbisnis, tulisnya.

Kuncinya, tulisnya lagi, adalah memiliki kedua jenis atasan ini maka perusahaan kemungkinan besar akan berhasil. "Dunia bisnis memerlukan baik manajer maupun pemimpin untuk menjalankan peran atasan," tulis Branson.

“Ketika Anda meyakini sesuatu, kekuatan keyakinan Anda akan memicu perhatian orang lain - membantu Anda merekrut orang yang berpandangan sama dan terdorong untuk membantu Anda mencapai keberhasilan," tulis Branson.

"Dan semangat bukan hanya ketrampilan yang berguna; ini juga akan membantu Anda menciptakan hubungan dan rekanan yang berarti dengan wiraswastawan lain dan para pebisnis. Banyak dari mereka...kemungkinan akan menjadi manajer baik yang membantu pertumbuhan bisnis."

bos

Sumber gambar, Thinkstock

Keterangan gambar, Pekerjaan atasan kemungkinan, dalam kenyataannya, tidaklah segemerlap kelihatannya.

Ron Shaich, pendiri dan pimpinan Panera Bread

"Jika Anda menyebut kata bos dan sebagian besar orang akan membayangkan eksekutif bersepatu bagus, menghadiri satu rapat ke rapat lain, dan memerintah bawahan yang setia menjalannya," tulis Shaich pada post-nya Want to be the Boss? Better Know Exactly What it Means. “Tidak terlalu tepat.”

“Bagi saya, menjadi atasan…berarti sendirian memikirkan berbagai tantangan," tulisnya. "Ini berarti bermalam-malam tidak bisa tidur karena mempertimbangkan berbagai pilihan sebelum mengambil keputusan berat yang tidak seorangpun ingin lakukan dan mengetahui bahwa keberhasilan atau kegagalan pada akhirnya adalah tanggung jawab Anda. Ini berarti meneliti dengan seksama rincian berbagai hal."

Shaich menyampaikan apa yang dia sebut "kebenaran yang sulit terkait pengambilan keputusan".

"Biasanya, bisnis memiliki Anda; Anda tidak memilikinya," tulisnya. "Membangun sebuah bisnis menyita semua hal - hal ini menggunakan semua waktu bangun Anda dan juga saat-saat yang seharusnya Anda sedang tidur. Bisnis ada di mobil Anda, di kamar mandi dan saat liburan. Kebanyakan orang yang berbisnis tidak bisa mematikan komitmen terhadap usahanya.

"Anda memiliki banyak kesempatan untuk mengambil keputusan karena tantangan seorang bos tidak pernah berhenti.

"Selama bisnis menjadi tanggung jawab Anda, Anda perlu memikirkan jangka panjang. Anda perlu berinovasi, berpikir dan menyempurnakan.

"Ironisnya, jika Anda berhasil, tanggung jawab Anda bukannya berkurang; Anda justru dihadapkan pada lebih banyak hal. "

Jika ini semua sepertinya menakutkan, tulis Shaich, dia tetap tidak akan menggantikannya dengan hal yang lebih mudah.

"Meskipun menjadi bos kadang-kadang terasa suatu perjalanan yang panjang dan sepi, ada ganjarannya - bukannya uang atau kekuasaan," tulisnya. "Bagi saya, adalah kebahagian memecahkan masalah yang tidak bisa dilakukan orang lain. Ini adalah melihat kesempatan yang orang lain lewatkan dan mengembangkan strategi yang tidak bisa dibayangkan orang lain. Ini adalah membangun usaha dari permulaan.

"Menjadi bos sangat memuaskan ketika Anda benar-benar memahami tujuan usaha Anda."

<italic>Tulisan ini bisa Anda baca versi bahasa Inggrisnya dalam <link type="page"><caption> What it really takes to be a boss</caption><url href="http://www.bbc.com/capital/story/20151105-what-it-really-takes-to-be-a-boss" platform="highweb"/></link> pada <link type="page"><caption> BBC Capital</caption><url href="http://www.bbc.com/capital" platform="highweb"/></link>.</italic>