Volvo lawan kanguru

Kanguru

Sumber gambar, David Trood I Getty Images

Keterangan gambar, Kanguru menjadi penyebab kecelakaan yang cukup besar dibandingkan hewan lain di Australia.

Angka kecelakaan yang disebabkan oleh kanguru di Australia lebih besar setiap tahunnya dibandingkan dengan serangan hiu, buaya atau ubur-ubur kotak, membuat produsen mobil asal Swedia merancang sistem yang unik untuk menghindari tabrakan dengan hewan berkantung itu.

Volvo telah menjadikan keselamatan sebagai prioritas sejak perusahaan produsen laher atau bantalan peluru itu memproduksi mobil pertamanya pada 1927.

Meskipun seringkali fokusnya tampak penuh kecanggihan pikiran ala Nordik, perusahaan itu mendasarkan produknya pada sesuatu yang lebih terkait kaum pejalan kaki - dan di negara asal Volvo, Swedia, sebagian pejalan kaki adalah rusa besar.

Kemampuan mobil untuk melindungi penumpangnya dari tabrakan dengan hewan mamalia itu membuat mereka terkenal di negara tempat t rusa-rusa bertanduk berkeliaran bebas, dan es serta salju begitu berlimpah.

Tetapi para insinyur di perusahaan ini sekarang mengambil pendekatan baru lagi, menuju Australia, untuk mengembangkan strategi menghindari tabrakan dengan kanguru.

Ini bukan sekedar soal menabrak mati kanguru jenis wallaby dalam kecelakaan di jalan raya. Setiap tahun lebih dari 20.000 kanguru menyebabkan kecelakaan di Australia, yang menimbulkan kerugian senilai AU$75 juta atau RP760 milliar, selain menyebabkan kematian dan luka serius.

Seekor kanguru merah dewasa memiliki berat sekitar 90 kg, dan seperti rusa besar, mereka dapat bergerak dengan kecepatan lebih dari 56 kilometer per jam, dan dapat meloncat setinggi 7 meter setiap lompatan.

Volvo

Sumber gambar, Volvo Cars

Lebih dari 20.000 kecelakaan yang disebabkan kanguru terjadi di Australia setiap tahun.

Penyebabnya sederhana, gerakan kanguru terlalu cepat bagi manusia untuk bereaksi, jadi Volvo mengarahkan riset City Safety mereka untuk menemukan cara agar mengemudi di pedalaman bisa menjadi sedikit lebih aman.

Kamera dan radar dilatih untuk mendeteksi kanguru - mirip seperti kemampuan mereka untuk mendeteksi mobil, pesepeda, dan anjing golden retrievers di mana saja - dan pengereman bisa terjadi dalam milidetik, merancang mobil untuk dapat berhenti mendadak.

Jika pengemudi tidak bereaksi terhadap suatu bahaya, mobil memperingatkan pengemudi dan mengerem mendadak untuk menghindari tabrakan.

Total waktu reaksi dari deteksi kanguru turun dari 1,2 detik (manusia) menjadi 0,05 detik (Volvo). Pengemudi akan terkejut oleh pemberhentian tiba-tiba ini, tapi tentunya mungkin kurang mengejutkan dibandingkan melihat kaca depan mobil Anda jadi penuh dengan kanguru.

Volvo

Sumber gambar, Volvo Cars

Pasar bagi teknologi yang dapat menghidari kanguru memang terbatas, pastinya, tetapi situasi ini merupakan skenario uji coba yang bagus bagi Volvo untuk mencapai tujuan utamanya yakni tak akan ada satupun yang akan terbunuh atau terluka serius ketika menggunakan mobil Volvo baru pada 2020.

CEO Volvo Håkan Samuelsson mengatakan perusahaan akan menerima tanggung jawab yang disebabkan oleh mobil Volvo masa depan yang tanpa sopir. Mungkin memang masuk akal untuk mengujinya dengan Kanguru.

Anda dapat membaca artikel ini dalam bahasa Inggris<link type="page"><caption> Volvo versus the Kangaroo</caption><url href="http://www.bbc.com/autos/story/20151102-volvo-tests-kangaroo-detection" platform="highweb"/></link> atau artikel lain dalam <link type="page"><caption> BBC Auto</caption><url href="http://www.bbc.com/autos" platform="highweb"/></link>.