You’re viewing a text-only version of this website that uses less data. View the main version of the website including all images and videos.
Biden dan Obama tentang Donald Trump: Humor 'seolah-olah'
Apa yang sebenarnya dibicarakan Presiden Amerika Serikat Barack Obama dan Wakil Presiden Joe Biden menjelang berakhirnya masa jabatan mereka?
Banyak orang menduga-duga dialog yang terjadi antara mereka ketika menyiapkan peralihan kekuasaan kepada Presiden terpilih Donald Trump dan Wakil Presiden terpilih Mike Pence.
Meme-meme yang jenaka ini banyak disebar setelah pemilu 8 November memenangkan Donald Trump, hasil yang sama sekali tak disangka.
- Biden: Saya tidak akan memberikan mereka password Wi-Fi.
- Obama: Joe...
- Biden: Saya katakan apa yang saya katakan.
Beberapa orang menghubungkannya dengan film Home Alone.
- Biden: Ok, ini rencananya, pernah nonton Home Alone kan?
- Obama: Joe, jangan.
- Biden: Cuma satu ranjau kok....
- Obama: Joe
Di satu meme, Wakil Presiden Biden membayangkan Obama sebagai pahlawan super di kota Gotham.
- Biden: Bisa saya gunakan sinyal kelelawar?
- Obama: Joe, saya kan sudah bilang saya bukan Batman.
- Biden: Gotham membutuhkanmu
- Obama: Ah...cukup, cukup.
Ada juga yang mengaitkannya dengan ucapan Trump yang berencana membangun tembok besar memisahkan Meksiko dan Amerika sebagai upaya mencegah migran illegal.
- Biden: Bagaimana kalau kita mengecat bendera Meksiko di kantor?
- Obama: Joe, jangan
- Biden: (Tapi) saya sudah pesan catnya
- Obama: Joe
Atau, dukungan Trump pada kampanye 'birther' yang mengklaim bahwa Presiden Obama tidak dilahirkan di Amerika Serikat.
- Biden: Ayolah, Anda harus mencetak akte lahir palsu, masukan ke amplop, tuliskan 'RAHASIA' dan letakan di ruang oval.
- Obama: Joe
Lainnya, melihat jauh ke depan.
- Biden: Saya melukis "Michelle Obama 2020" di langit-langit kamar tidur Anda.
- Obama: 😳
- Biden: Itu cat yang menyala saat gelap.
Namun, tak semuanya lucu. Sebagian menumpahkan emosi sedihnya lewat meme.
- Biden: Meme-meme itu hanya eskapisme dari perasaan publik terhadap rasa tak berdaya dan ketidak-pastian sekarang ini.
- Obama: Joe