Chelsea diejek di media sosial karena 'membosankan'

Jose Mourinho

Sumber gambar, Getty

Keterangan gambar, Jose Mourinho kembali mengasuh Chelsea setelah menjadi manajer klub London ini pada 2004-2007.

Manajer Chelsea, Jose Mourinho, mengatakan timnya paling sering diejek atau dilecehkan di media sosial karena "membosankan".

"Itu karena kami membosankan ... kami menempati posisi teratas klasemen sejak hari pertama," kata Mourinho, dalam keterangan pers di London, hari Jumat (17/04).

"Orang-orang di negara ini tidak suka (dengan Chelsea)," kata mantan manajer FC Porto, Inter Milan, dan Real Madrid ini.

Data yang diperoleh Kick It Out, organisasi yang mengkampanyekan antidiskriminasi di sepak bola Inggris, menunjukkan tak kurang dari 20.000 pesan di media sosial yang <link type="page"><caption> menyerang, mengejek, atau melecahkan Chelsea</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2015/04/150417_epl_pelecehan.shtml" platform="highweb"/></link>.

Jumlah itu hampir dua kali lipat dari pesan-pesan negatif yang diarahkan ke Manchester United, Manchester City, dan Arsenal.

Pada musim ini Chelsea telah merebut satu trofi, yaitu Piala Liga, setelah mengalahkan Tottenham Hotspur 2-0 di babak final.

Ini adalah trofi pertama Mourinho untuk Chelsea setelah kembali Chelsea.

Di Liga Primer Chelsea berada di atas angin dan memiliki peluang terbesar untuk keluar sebagai juara.