Scholes: Kejayaan Rooney sudah lewat

Wayne Rooney

Sumber gambar, Getty

Keterangan gambar, Wayne Rooney mengikuti latihan di Portugal sebelum terbang ke Brasil untuk terjun di Piala Dunia.

Mantan pemain Manchester United, Paul Scholes, memperkirakan era kejayaan Wayne Rooney mungkin sudah selesai.

Pernyataan ini dikeluarkan di tengah harapan <link type="page"><caption> Rooney bisa membuktikan diri</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2014/02/140214_rooney_pialadunia.shtml" platform="highweb"/></link> sebagai salah satu penyerang terbaik di ajang Piala Dunia bulan depan di Brasil.

"Ada kemungkinan masa-masa keemasan Rooney sudah terlewati. Era kejayaan Rooney mungkin saat ia berusia 26 tahun saat mencetak 27 gol dalam satu musim," kata Scholes.

Ia menjelaskan biasanya pemain bola berada di posisi puncak pada usia 28 atau 29 tahun. "Rooney mungkin saya mencapai puncak lebih awal," katanya.

Scholes mengatakan Rooney tidak pandai mengatur energi di lapangan.

"Ia akan melakukan apa saja, menjadi bek kanan, menjadi bek kiri ... ia terlalu banyak membuang tenaga. Mestinya Rooney tetap berada di depan dan berkonsentrasi mencetak gol," kata Scholes.

Scholes juga mengatakan pelatih Inggris, Roy Hodgson, harus mengatakan kepada Rooney bahwa tanggung jawab Rooney adalah menjadi penyerang dan mencetak gol.

Rooney yang saat ini berusia 28 tahun sudah beberapa kali terjun di turnamen internasional, namun dinilai gagal menampilkan permainan terbaiknya.

Pemain Quuens Park Rangers, Joey Barton, mengatakan Rooney <link type="page"><caption> tidak layak menyandang gelar pemain dunia</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2014/04/140403_rooney_kelasdunia.shtml" platform="highweb"/></link>.