FIFA: Tak ada pidato di Piala Dunia

Dilma Blatter

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Presiden FIFA Sepp Blatter, kanan, dan Presiden Brasil Dilma Rousseff.

Badan Sepak Bola Dunia (FIFA) mengumumkan tidak akan ada pidato dalam upacara pembukaan Piala Dunia pada bulan Juni.

Presiden FIFA Sepp Blatter tidak menjelaskan lebih jauh alasan di balik penghapusan pidato tersebut, seperti dilaporkan wartawan BBC Steve Jackson.

Namun ia menyampaikan rasa frustrasinya ketika Presiden Brasil Dilma Rousseff disoraki oleh para penggemar sepak bola di pertandingan pembukaan Piala Konfederasi tahun lalu.

Blatter saat itu melakukan intervensi dan meminta para penggemar menunjukkan rasa hormat dan bersikap adil.

Piala Konfederasi adalah gelaran pemanasan <link type="page"><caption> Piala Dunia. </caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2014/03/140306_lagu_piala_dunia.shtml" platform="highweb"/></link>

unjuk rasa

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Warga Brasil menuduh Piala Dunia hanya membuang uang.

Unjuk rasa

Dalam wawancara dengan kantor berita DPA beberapa waktu lalu, Blatter juga mengutarakan keprihatinan mengenai <link type="page"><caption> unjuk rasa</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/10/131008_brazildemo.shtml" platform="highweb"/></link> yang diwarnai kekerasan di Brasil.

Blatter mengatakan ia berharap pertandingan-pertandingan Piala Dunia nanti dapat membantu menurunkan ketegangan para demonstran.

Sejak tahun lalu, ribuan warga Brasil turun ke jalan menolak penyelenggaraan Piala Dunia.

Mereka menuduh pemerintah negara Samba itu menggerogoti uang negara melalui praktek korupsi dan mengatakan Piala Dunia hanya membuang uang saja.

Mereka meminta dana untuk Piala Dunia dimanfaatkan untuk memperbaiki layanan kesehatan, pendidikan dan transportasi publik.