Lauda yakin Brawn akan kembali lagi ke F1

Bos Tim Formula Satu Mercedes Ross Brawn diyakini akan kembali lagi setelah istirahat, tegas mantan juara F1 Niki Lauda.
<link type="page"><caption> Pria berusia 59 tahun itu akan mundur pada</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2013/11/131128_formula1_mercedes.shtml" platform="highweb"/></link><link type="page"><caption> akhir tahun ini</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2013/11/131128_formula1_mercedes.shtml" platform="highweb"/></link>, yang dulu pernah dilakukannya ketika ke luar dari Ferrari dan setelah istirahat bergabung dengan Tim Honda.
"Dia mengatakan perlu istirahat. Jadi sederhana saja. Dia tidak akan pensiun. Ini jelas. Saya kira dia akan kembali," kata Lauda yang kini menjabat direktur noneksekutif Mercedes.
Mantan pembalap asal Austria itu mengaku sempat membujuk Brawn untuk bertahan satu musim lagi sebagai penasehat pribadi untuk Lauda.
"Saya amat sedih karena saya ingin dia bertahan satu tahun lagi. Namun dia mengatakan ingin memancing," tambah Lauda, yang sudah meraih juara F1 tiga kali.
Mercedes juga mengharapkan dia bertahan namun tidak sebagai pimpinan utama lagi karena balapan <link type="page"><caption> Formula Satu</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/topik/formula_1/" platform="highweb"/></link> yang dianggap semakin rumit
Kini Mercedes akan dipimpin oleh Toto Wolff dan Paddy Lowe.
Wolf -yang seperti Lauda merupakan pemegang saham di Mercedes F1- akan mengelola masalah bisnis semetara Lowe berurusan dengan aspek-aspek teknis.
Musim ini Mercedes berada di peringkat dua tim di bawah Red Bull, yang merupakan peningkatan dari urutan lima tahun lalu.
Sementara pembalapnya, Lewis Hamilton, berada di peringkat empat dan Nico Rosberg di peringkat enam.









