ECA 'terbuka' PD Qatar pada musim dingin

Stadion Al-Wakra
Keterangan gambar, Maket Stadion Al-Wakra, salah satu yang akan digunakan untuk Piala Dunia 2022 Qatar.

Asosiasi klub-klub papan atas Eropa menyatakan 'terbuka' dengan kemungkinan Piala Dunia Qatar 2022 pada musim dingin.

European Club Association (ECA) -yang antara lain beranggotakan Bayern Munchen, Barcelona, Real Madrid, Manchester United, Arsenal- mengatakan masih ada waktu untuk memutuskannya.

"Kita tidak terburu-buru, masih ada sembilan tahun lagi, "tutur Karl-Heinz Rummenigge, Ketua ECA.

"Rasanya mungkin lebih baik jika memainkannya pada musim dingin."

Ketua FIFA, <link type="page"><caption> Sepp Blatter sudah mengusulkan untuk</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2013/07/130718_pialadunia_qatar_musimdingin.shtml" platform="highweb"/></link><link type="page"><caption> menggeser waktu penyelenggaraan Piala Dunia 2022</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2013/07/130718_pialadunia_qatar_musimdingin.shtml" platform="highweb"/></link> dari musim panas ke musim dingin agar pemain bisa mengatasi suhu yang amat panas di Qatar.

Pada musim panas, suhu di Qatar biasanya mencapai 40' Celcius sehingga dikhawatirkan mengganggu pemain maupun para penonton.

Bagaimanapun Blatter mengatakan gagasan itu masih akan dirundingkan dengan tuan rumah dan Komite Eksekutif FIFA.

Ditolak Liga Primer

Blatter bahkan sempat mengatakan bahwa terpilihnya Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia tampaknya merupakan sebuah 'kesalahan'.

Namun Rummeniege menegaskan hal tersebut bukan kesalahan.

"Piala Dunia di Qatar bukan kesalahan. Pada akhirnya kita memerlukan sebuah jalan ke luar yang tidak terlalu mempengaruhi bisnis kita."

"Setelah berkunjung ke Qatar dalam sidang terakhir, kami mendapat kesan yang baik tentang manajemen Piala Dunia di sana," tambah Karl-Heinz Rummenigge.

Pihak penyelenggara liga di Eropa, termasuk <link type="page"><caption> Liga Primer di Inggris,</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2013/03/130320_ligaprimer_pialaduniaqatar.shtml" platform="highweb"/></link><link type="page"><caption> menolak dengan keras</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2013/03/130320_ligaprimer_pialaduniaqatar.shtml" platform="highweb"/></link> gagasan itu karena akan mengganggu jadwal pertandingan domestik.

Namun Ketua Asosiasi Sepak Bola Inggris FA, <link type="page"><caption> Greg Dyke, menyatakan</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2013/08/130810_bola_piala_dunia_2022.shtml" platform="highweb"/></link><link type="page"><caption> Piala Dunia bisa saja dipindahkan ke musim dingin.</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2013/08/130810_bola_piala_dunia_2022.shtml" platform="highweb"/></link>

Dyke berpendapat pelaksanaan Piala Dunia 2022 di Qatar pada musim panas tampaknya 'mustahil'.

"Bahkan jika semua stadion ber-AC, saya pikir itu akan menjadi mustahil bagi para pendukung," kata Dyke, Agustus lalu..