Ayah Webber kritik Vettel atas kemenangan di Malaysia

Ayah pembalap Red Bull Mark Webber mengatakan Sebastian Vettel perlu waktu untuk mendapatkan "penghargaan dan kepercayaan" dari anaknya.
Vettel diminta oleh tim Red Bull untuk tetap berada di belakang Webber dalam <link type="page"><caption> GP Malaysia hari Minggu lalu</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2013/03/130325_vetellarang.shtml" platform="highweb"/></link>.
Namun Vettel justru menyalip dan meraih kemenangan dalam grand prix kedua dalam musim balap ini.
"Mark tidak kehilangan kredibilitas sama sekali. Mungkin Sebastian yang kehilangan banyak kredibilitas," kata Alan Webber.
"Saya rasa akan perlu waktu untuk mendapatkan penghargaan dan kepercayaan kembali," tambahnya.
Alan Webber mengatakan kepada Australian Broadcasting Corporation bahwa, "Sebastian tidak mengindahkan perintah tim dan sebagian besar kecewa terhadapnya."
Kritikan Ecclestone
Juara tiga kali F1 Vettel meraih kememangan ke-27 dalam karirnya hari Minggu lalu setelah menyalip Webber dengan 13 putaran tersisa.
Pembalap Jerman berusia 25 tahun itu telah meminta maaf.
Presiden F1 Bernie Ecclestone juga menyatakan kecewa atas isu ini.
Ecclestone, 82, mengatakan tidak ada alasan untuk tidak mengikuti perintah tim karena grand prix baru berjalan dua kali.
"Bila hanya ada satu pembalap yang dapat mendapatkan poin cukup untuk menjadi juara (misalnya), pembalap lain jelas harus membantunya," kata Eccleston.
Balap berikutnya adalah di Cina pada tanggal 14 April.









