Pendukung Tottenham Hotspur diserang di Prancis

tottenham hotspur lyon
Keterangan gambar, Wartawan BBC Jon Brain mengatakan para penyerang mengenakan topeng dan berusaha mendobrak masuk ke bar

Pendukung Tottenham Hotspur diserang di sebuah bar di kota Lyon Prancis di malam pertandingan Liga Eropa.

Tiga orang pendukung Hotspur dibawa ke rumah sakit setelah sekelompok lelaki bertopeng memecah kaca Smoking Dog Pub. Pendukung lainnya terluka akibat pecahan kaca.

Wartawan Lyon Alexander Aucott mengatakan kaca jendela dipecahkan dengan kursi dan meja dari bar lain.

Kantor Luar Negeri mengkonfirmasi mereka mempelajari laporan tentang serangan tersebut.

Insiden itu terjadi hampir 24 jam sebelum pertandingan 32 besar turnamen.

Tottenham memenangi babak pertama di White Hart Lane pada hari Kamis.

Petasan

Waratwan olahraga Christian Radnedge, seorang pendukung Tottenham, yang berada di bar itu mengatakan para penyerang melakukan salam Nazi sebelum melakukan serangan.

Ia mengatakan tidak percaya jika mereka adalah pendukung Lyon.

Sebuah petasan diketahui dilempar ke dalam bar yang ramai dengan sekitar 150 orang pengunjung, kata Dave Eales dari Nottinghamshire.

"Bagian depan pub diserang oleh 20 hingga 25 orang," kata dia.

"Mereka melempar proyektil melalui jendela. Sempat terjadi ketegangan. Mereka tidak masuk ke bar. Lalu hening.

"Tapi mereka kembali untuk kedua kalinya dan segalanya terulang. Ada pendukung Tottenham yang luka dan dibawa dengan ambulan.

Serangan Roma

Pada bulan November, pendukung Tottenham menjadi sasaran serangan di Roma, diduga serangan bermotif anti Semit, menjelang pertandingan dengan Lazio.

"Roma masih segar di ingatan semua orang," kata Radnedge. "Semua menyadari hal ini serius.

"Mereka pergi dan kami pikir, semua sudah usai, tapi lima menit kemudian semuanya t erulang.

"Para pelaku tidak masuk ke bar karena penuh dengan pendukung Spurs."

Polisi di Lyon tidak memberikan rincian mengenai peristiwa di bar tersebut ketika dihubungi oleh BBC.