Ghana siap tampil tanpa Essien

Ghana harus tampil di Afsel tanpa Michael Essien yang cedera
Keterangan gambar, Ghana harus tampil di Afsel tanpa Michael Essien yang cedera

Ketika para pendukung tim Ghana masih tidak percaya bintang mereka Michael Essien harus mundur dari Piala Dunia karena cedera, sang pelatih Milovan Rajevac tengah mempersiapkan sebuah pendekatan agar tim asuhannya bisa tetap tampil prima tanpa sang bintang lapangan tengahnya itu.

"Kehilangan Essien adalah sebuah kerugian besar bagi Ghana. Dia adalah pemain yang sangat lengkap dan penting bagi tim," kata Rajevac.

Namun, kenyataannya Ghana harus tetap tampil di Afrika Selatan tanpa aset terpentingnya itu. Sehingga, Rajevac yang asal Serbia itu harus mampu membangun tim yang kuat tanpa Essien.

Potensi Ghana untuk tampil prima sangat terbuka. Indikasinya adalah di ajang Piala Afrika 2010 di Angola, Ghana yang tampil bukan sebagai unggulan dan tampil dengan sebagian besar pemain muda mampu tampil di final sebelum menyerah 0-1 dari juara bertahan Mesir.

Acungan jempol patut diarahkan kepada Rajevac yang berani menampilkan para pemain muda yang memberi Ghana gelar juara dunia U-20 tahun 2009.

Keputusan Rajevac kala itu dianggap sebagai sebuah perjudian dan sang pelatih kala itu dihujani bermacam kritikan pedas. Namun, Rajevac tetap kukuh dengan pendiriannya dan mampu memberikan hasil luar biasa.

Sejak mengendalikan tim nasional Ghana, masalah cedera sudah menjadi masalah utama Rajevac di hampir semua kompetisi besar.

Saat menjelang Piala Afrika, Rajevac kehilangan Stephen Appiah, John Mensah dan beberapa pemain lain karena cedera. Di Piala Dunia, Rajevac masih cukup beruntung karena masih bisa memanggil Sulley Muntari, Anthony Annan, Kwadwo Asamoah, Andre Ayew dan pemain kelahiran Jerman Kevin Prince Boateng.

Setelah pertandingan pertama Grup D menghadapi Serbia, Ghana akan meladeni Australia dan kemudian juara dunia tiga kali Jerman.