Indonesia samai perolehan medali emas Asian Games empat tahun lalu

asian games

Sumber gambar, Antara/Inasgoc/Darmawan

Keterangan gambar, Atlet taekwondo putri Indonesia, Defia Rosmaniar, berlari membawa bendera merah putih usai meraih medali emas pada partai final poomsae individu di Jakarta Convention Center (JCC), Minggu (19/8).

Sejak Asian Games 2018 resmi dibuka Sabtu (18/8) lalu, kontingen Indonesia telah menyamai perolehan medali emas ajang yang sama empat tahun silam di Korea Selatan.

Tim Merah-Putih saat ini menduduki peringkat empat dalam klasemen perolehan medali sementara, dengan mendulang empat medali emas, dua medali perak, dan dua medali perunggu.

Raihan empat medali emas tersebut sama dengan yang didapat para atlet Indonesia saat berlaga pada Asian Games 2014 di Incheon, Korsel. Saat itu Indonesia bercokol di peringkat 17, di bawah Thailand (posisi 6), Malaysia (14), dan Singapura (15).

Sebagai tuan rumah pada Asian Games kali ini, Indonesia untuk sementara membuntuti Cina yang berada di posisi pertama dengan mengantongi 15 medali emas, 12 perak, dan 9 perunggu. Kemudian Jepang di peringkat dua (8, 11, 11) diikuti Korea Selatan (5, 9, 10).

asian games

Sumber gambar, Antara/Inasgoc/ISMAR PATRIZKI

Keterangan gambar, Peraih medali emas wushu untuk Indonesia, Lindswell.

Pada Selasa (21/8), atlet-atlet Indonesia akan berupaya mendulang medali pada sejumlah cabang olahraga, di antaranya sepeda gunung dan wushu.

Medali-medali yang diperoleh Indonesia sejauh ini dari cabang olahraga sepeda gunung, taekwondo, wushu, dan angkat berat.

Adapun tiga dari empat medali emas yang dikoleksi Indonesia disumbangkan oleh atlet perempuan. Mereka adalah Tiara Andini Prastika (sepeda gunung), Defia Rosmaniar (taekwondo), dan Lindswell (wushu).

Satu medali emas lainnya dipersembahkan Khoiful Mukhib dari cabang olahraga sepeda gunung.