Cita-cita anak-anak Suriah di pengungsian

Perang dan konflik bersenjata tidak mematikan cita-cita tinggi anak-anak Suriah yang tinggal di kamp pengungsi Mafraq, di Yordania utara.

Kepada fotografer Komite Penyelamatan Internasional (IRC), Meredith, Hutchinson, beberapa anak di kamp ini mengungkapkan cita-cita mereka.

Haja, 12 tahun

Haja

Sumber gambar, Meredith Hutchinson IRC

"Saya berkeinginan menjadi astronot sejak belajar tentang sistem tata surya di sekolah dasar. Saya membayangkan terbang tinggi di angkasa dan menemukan hal-hal baru.

"Saya ingin menjadi astronot karena profesi ini memungkinkan saya melihat dunia dari sudut pandang yang sama sekali baru. Saya sadar, di masyarakat di mana saya tinggal, tak mudah bagi seorang perempuan untuk menjadi astronot.

"Saya ingin mengatakan kepada anak-anak perempuan untuk jangan takut, bicara terbuka dengan ayah dan ibu tentang apa yang kita inginkan. Pupuk rasa percaya diri dan yakin dengan jalan yang kita tempuh."

Malack, 16 tahun

Malack

Sumber gambar, Meredith Hutchinson IRC

"Saya ingin menjadi polisi wanita karena polisi tidak hanya memberi rasa aman kepada masyarakat, tapi juga menciptakan dan menjaga keadilan.

"Saya akan ke kantor setiap hari dan kemudian menuju bagian-bagian kota, menemui warga yang memerlukan bantuan. Saya juga ingin mendorong anak-anak lain untuk menjadi polisi. Saya ingin membantu mereka mewujudkan cita-cita dan mengajarkan bagaimana mengatasi rintangan yang menghadang."

Nour, 18 tahun

Nour

Sumber gambar, Meredith Hutchinson

"Saya ingin melihat kekerasan terhadap perempuan berakhir. Saya ingin kaum perempuan mengambil keputusan penting di masyarakat dan berani mengemukakan pendapat tanpa rasa takut. Saya ingin masyarakat memberi peran penting kepada para wanita. Itulah sebabnya saya ingin menjadi pengacara.

"Ketika saya masih kecil, ibu saya mengatakan saya pemberani dan jujur. Ibu juga bilang saya bisa menjadi pengacara andal yang berjuang melawan ketidakadilan.

"Saya ikuti saran ibu dan ingin mendampingi perempuan-perempuan yang mencari keadilan."

Rama, 13 tahun

Rama

Sumber gambar, Meredith Hutchinson IRC

"Saya sering melihat orang-orang yang menderita, baik di Suriah maupun di Yordania. Saya selalu ingin membantu orang-orang yang sakit atau cedera tersebut. Saya ingin punya kekuatan atau keterampilan untuk mengurus mereka.

"Dengan menjadi dokter saya akan bisa membantu orang-orang yang sakit ini. Meringankan rasa sakit adalah salah satu hal yang mendorong saya menjadi dokter. Melihat orang yang sakit sembuh kembali, atau yang menderita dan kemudian bisa tersenyum, itulah sebabnya saya ingin menjadi dokter."

Amani, 10 tahun

Amani

Sumber gambar, Meredith Hutchinson IRC

"Saya suka kapal terbang, makanya saya ingin menjadi pilot. Saudara saya bilang bahwa anak perempuan tak bisa menjadi pilot, tapi di dalam hati, saya selalu mengatakan saya tetap ingin menjadi pilot ketika besar nanti.

"Setelah selesai sekolah, saya ingin masuk ke akademi penerbangan. Selain mewujudkan cita-cita, saya juga ingin membantu orang-orang berkunjung ke belahan dunia yang lain dan menemukan tempat-tempat baru."

Bassima, 17 tahun

Bassima

Sumber gambar, Meredith Hutchinson IRC

"Saya menemukan kesenangan tersendiri ketika memasak. Ketika kecil, saya banyak berada di dapur bersama ibu, belajar bagaimana menyiapkan berbagai menu yang berbeda.

"Saya ingin punya restoran sendiri dan menciptakan menu-menu baru dengan bahan susu, keju, dan yoghurt."