#TrenSosial: Adakah kebahagiaan di Suriah?

Kegembiraan upacara pernikahan, konser musik, dan bola basket - di negara yang dilanda perang.

Konflik Suriah telah menewaskan 250.000 orang, dan memaksa jutaan lainnya mengungsi, sehingga menciptakan gelombang migrasi besar ke negara-negara tetangga, Eropa, dan lainnya.

Skala kerusakan sangat besar sehingga kita mungkin terkejut ketika melihat bahwa ada daerah di negara itu yang tampak tak tersentuh perang.

Satu wilayah itu adalah Latakia, di barat laut Suriah, yang merupakan tempat Sekte Alawite - grup yang sama dengan Presiden Suriah Bashar al-Assad dan keluarganya.

Pertempuran tidak jauh dari sana, dan ribuan orang datang ke sana untuk mencari perlindungan, membuat populasi semakin membesar dan membebani sistem pelayanan lokal.

Tetapi di Instagram, Latakia masih menjadi tempat di mana kita bisa melihat banyak kehidupan budaya. Carilah foto dengan tagar #Latakia atau #Lattakia, dan Anda akan melihat pantai-pantai indah, klub-klub malam dan, momen-momen indah.

Salah satu fotografer paling produktif Latakia adalah Ashraf Zeinah. Dia memiliki hampir 2.000 pengikut Instagram dan 18.000 lebih di Facebook, dan ia berbicara kepada BBC Trending tentang cerita di balik beberapa foto memukau yang dia bagikan.

"Dalam sebuah pemotretan untuk pernikahan, saya melihat sejumlah orang bermain dan melompat," kata Zainah. "Seseorang melambaikan tangan di depan saya dan meminta untuk di foto. Saya harus minta maaf ke pengantin pria dan wanita."
Sejumlah bocah laki-laki di foto, katanya, berasal dari Aleppo dan daerah lain di Suriah yang terkena dampak perang. Mereka mengungsi ke Latakia untuk berlindung. "Anda bisa merasakan kebahagiaan anak-anak ini. Foto ini memberikan saya sedikit harapan."

Sumber gambar, Ashraf Zeinah

Keterangan gambar, "Dalam sebuah pemotretan untuk pernikahan, saya melihat sejumlah orang bermain dan melompat," kata Zainah. "Seseorang melambaikan tangan di depan saya dan meminta untuk di foto. Saya harus minta maaf ke pengantin pria dan wanita." Sejumlah bocah laki-laki di foto, katanya, berasal dari Aleppo dan daerah lain di Suriah yang terkena dampak perang. Mereka mengungsi ke Latakia untuk berlindung. "Anda bisa merasakan kebahagiaan anak-anak ini. Foto ini memberikan saya sedikit harapan."
"Ini adalah konser besar yang diadakan beberapa hari lalu di teater di Latakia," kata Zeinah. "Konser ini rencananya juga akan diadakan di Damaskus." Sebelum perang dimulai, Zeinah berkeliling Suriah memotret arsitektur-arsitektur menawan di negaranya, pekerjaan yang harus berakhir karena pertempuran. Dia sekarang menjadi fotografer untuk pernikahan dan acara publik lainnya seperti yang satu ini.

Sumber gambar, Ashraf Zeinah

Keterangan gambar, "Ini adalah konser besar yang diadakan beberapa hari lalu di teater di Latakia," kata Zeinah. "Konser ini rencananya juga akan diadakan di Damaskus." Sebelum perang dimulai, Zeinah berkeliling Suriah memotret arsitektur-arsitektur menawan di negaranya, pekerjaan yang harus berakhir karena pertempuran. Dia sekarang menjadi fotografer untuk pernikahan dan acara publik lainnya seperti yang satu ini.
Zeinah mengatakan pemain basket ini memakai seragam dengan tulisan "Suriah" di pakaian mereka. "Itu ide saya," katanya. "Saya dulu pernah memotret tim basket dan sepak bola di Latakia sebelum krisis. Saya memiliki persahabatan dengan beberapa pemain. Saya memutuskan untuk membawa mereka ke sebuah teater Romawi dekat Latakia. Ide saya adalah untuk membiarkan orang luar Suriah tahu tentang kehidupan nyata di sini."

Sumber gambar, Ashraf Zeinah

Keterangan gambar, Zeinah mengatakan pemain basket ini memakai seragam dengan tulisan "Suriah" di pakaian mereka. "Itu ide saya," katanya. "Saya dulu pernah memotret tim basket dan sepak bola di Latakia sebelum krisis. Saya memiliki persahabatan dengan beberapa pemain. Saya memutuskan untuk membawa mereka ke sebuah teater Romawi dekat Latakia. Ide saya adalah untuk membiarkan orang luar Suriah tahu tentang kehidupan nyata di sini."
"Ini adalah gelandangan di sebuah taman di Latakia," katanya. "Saya pikir mungkin dia mabuk. Dia sedih dan tidak bahagia. Saya bertanya apakah saya boleh memotretnya, dia setuju dengan satu syarat - bahwa saya harus membayarnya. Tetapi saya tidak bisa membuatnya tersenyum. Tidak sama sekali."

Sumber gambar, Ashraf Zeinah

Keterangan gambar, "Ini adalah gelandangan di sebuah taman di Latakia," katanya. "Saya pikir mungkin dia mabuk. Dia sedih dan tidak bahagia. Saya bertanya apakah saya boleh memotretnya, dia setuju dengan satu syarat - bahwa saya harus membayarnya. Tetapi saya tidak bisa membuatnya tersenyum. Tidak sama sekali."
Meskipun dia bisa menangkap momen-momen bahagia, perang tidaklah jauh dari Latakia, Zeinah mengatakan dia sering berkunjung ke kamp-kamp untuk memotret orang yang melarikan diri dari konflik, termasuk anak ini. "Latakia tidak terpengaruh secara langsung, tapi kami menderita dalam masalah yang berbeda," katanya, termasuk pemadaman listrik dan pelayanan publik yang minim. Meskipun dilanda perang, Zeinah mengatakan ia ingin tetap berada di Suriah dan memotret.

Sumber gambar, Ashraf Zeinah

Keterangan gambar, Meskipun dia bisa menangkap momen-momen bahagia, perang tidaklah jauh dari Latakia, Zeinah mengatakan dia sering berkunjung ke kamp-kamp untuk memotret orang yang melarikan diri dari konflik, termasuk anak ini. "Latakia tidak terpengaruh secara langsung, tapi kami menderita dalam masalah yang berbeda," katanya, termasuk pemadaman listrik dan pelayanan publik yang minim. Meskipun dilanda perang, Zeinah mengatakan ia ingin tetap berada di Suriah dan memotret.