Pejabat Cina 'memborong' gading di Tanzania

gading

Sumber gambar, ap

Keterangan gambar, EIA mengatakan kunjungan delegasi Cina membuat harga meningkat dua kali lipat menjadi Rp8,5 juta/kg.

Para pejabat yang mengunjungi Tanzania dengan Presiden Cina, Xi Jinping memborong gading ilegal, kata kelompok pegiat lingkungan.

Laporan Environmental Investigation Agency (EIA) mengutip dua pedagang gading yang mengatakan kedatangan delegasi di tahun 2013 memicu peningkatan permintaan.

Jumlah gading yang mereka beli menyebabkan harga melonjak naik.

Para pegiat mengatakan permintaan akan gading, di mana Cina dipandang sebagai pasar terbesar, memicu perburuan gelap di Afrika.

Cina menggunakan <link type="page"><caption> gading</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/01/130116_gading_kenya_gajah" platform="highweb"/></link> untuk kerajinan tradisional dan ukiran yang dipandang tinggi sebagai simbol status sosial, lapor para wartawan.

Dalam beberapa tahun terakhir, perburuan meningkat di Afrika Sub Sahara di mana kelompok penjahat membunuh gajah untuk diambil gadingnya.

Pemerintah Cina belum memberikan pernyataan resmi terkait laporan ini.

Laporan EIA mengutip pedangang di kota pelabuhan utama Tanzania, Dar es Salaam, Suleiman Mochiwa, yang bertemu dengan penyelidik rahasia.

Dia mengatakan ketika pemerintah dan delegasi pengusaha Cina tiba, harga gading di pasar meningkat dua kali lipat menjadi US$700 atau Rp8,5 juta per kilogram.

"(Delegasi)...menggunakan kesempatan untuk mendapatkan gading dalam jumlah besar sehingga harga lokal meningkat," demikian kata laporan EIA.