Pegawai Twitter kebanyakan pria

twitter

Sumber gambar,

Keterangan gambar, Popularitas Twitter di dunia melintasi batasan ras dan gender

Twitter menjadi perusahaan teknologi kesekian yang mengakui bahwa sebagian besar stafnya adalah pria.

Perusahaan itu mengatakan telah "banyak melakukan pekerjaan" dengan mengeluarkan data tentang gender dan keragaman etnis.

Sebelumnya, Facebook, Google dan Yahoo telah mengakui bahwa perempuan menjadi kaum minoritas tenaga kerja mereka.

Seorang ahli memperingatkan sejumlah perusahaan teknologi tersebut perlu mengatasi masalah ini sebagai hal yang mendesak.

"Tapi mungkin hal ini tidak terlalu mengejutkan karena, industri ini sebetulnya telah mempunyai masalah dengan gender dan keragaman etnis dan sebaiknya mereka simpan saja datanya karena hal ini memalukan," katanya.

Data yang dirilis oleh Twitter pada hari Rabu menunjukkan bahwa, secara keseluruhan, hanya 30% dari stafnya adalah perempuan. Data ini mengikuti tren di kalangan perusahaan teknologi yang menunjukkan keterwakilan sejumlah perempuan.

Angka pada Twitter sebanding dengan Facebook, yang terlihat sekitar 31% stafnya adalah perempuan. Google mengatakan sekitar 30% anggota stafnya adalah perempuan, sedangkan Yahoo 38%.