Amerika Serikat resmikan tangan bionik

Tangan dan lengan bionik yang mampu menggenggam benda sensitif telah diresmikan oleh badan kesehatan Amerika Serikat.
Tangan yang dinamakan “The Deka Arm” memiliki jemari yang beroperasi menyerupai jari manusia, memudahkan para pengguna untuk makan, menretsleting pakaian dan mengunci pintu.
Tangan bionik ini memiliki jangkauan yang jauh lebih luas dibandingkan perangkat yang sudah ada sebelumnya.
Perangkat bionik sebelumnya kebanyakan terbuat dari logam metal, dengan desain yang berumur lebih dari satu abad.
Para veteran tentara Amerika Serikat membantu menguji coba dan menyempurnakan lengan prostetik tersebut.
Tangan bionik ini dikembangkan menggunakan dana sebesar USD40 juta atau sekitar Rp460 miliar yang berasal dari badan penelitian pertahanan Amerika Serikat.
Walaupun organ prostetik dikembangkan beberapa tahun belakngan, kebanyakan inovasi yang diciptakan terfokus kepada bagian kaki, ketimbang tangan dan lengan.
Tangan dan lengan prostetik dianggap lebih sulit karena pengembang harus memastikan koordinasi lengan dan jemari.
“Perangkat ini didesain untuk menciptakan pergerakan natural untuk orang-orang yang mengalami amputasi,” jelas juru bicara badan penelitian pertahanan Amerika Serikat Justin Sanchez.
Sanchez menambahkan lengan dan tangan ini mampu menggenggam objek sensitif seperti anggur, juga peralatan berat seperti bor listrik.









