Waktu bersama keluarga makin sedikit

Sekolah di Inggris
Keterangan gambar, Guru khawatir anak-anak menghabiskan waktu di sekolah maupun di tempat penitipan.

Keluarga di Inggris berada di bawah tekanan karena orang tua mendahulukan pekerjaan dari anak-anak mereka, seperti terungkap dalam sebuah survei yang dilakukan persatuan guru.

Para guru memperingatkan waktu selama 10 jam di sekolah atau di penitipan membuat anak-anak tidak berbicara dengan siapa pun, tertidur, dan tertinggal dibanding teman-temannya.

Hasil survei ini menjadi salah satu agenda pembahasan dalam konferensi ATL yang berlagsung di Manchester, Selasa 15 April.

Persatuan Guru dan Dosen, ATL, melakukan survei dengan 1.300 responden guru dan sebagian besar berpendapat keluarga di Inggris semakin sedikit menghabiskan waktu bersama, seperti dilaporkan wartawan BBC, Katherine Sellgren.

Sekitar 56% berpendapat anak-anak menghabiskan waktu lebih sedikit bersama keluarga dibanding 20 tahun lalu.

Tekanan kerja

Para guru berpendapat bahwa tekanan yang dihadapi para orang tua mengganggu masa anak-anak yang penting.

Sebanyak 94% pendapat guru menyebutkan penyebab utamanya adalah pekerjaan orang tua, dengan 92,5% pendapat disebabkan oleh teknologi.

"Banyak orang tua yang melakukan perjalanan ke pusat kota London dengan jam kerja yang panjang," tutur seorang guru sekolah dasar di wilayah Kent, Inggris tenggara.

Dia mengatakan ada anak yang baru berusia empat tahun yang berada di sekolah mulai jam delapan pagi sampai jam enam malam.

"Anak-anak itu berjalan seperti hantu, tidak berbicara dengan orang lain dan sering jatuh tertidur serta tidak mencapai kemajuan seperti teman-teman mereka."