Pakaian motif ular untuk menangkal hiu

Sumber gambar, helen scales
Pakaian renang bermotif ular belang hitam putih kemungkinan dapat mencegah ikan hiu mendekati dan menyerang manusia.
Alasannya karena sebagian besar ikan yang sudah hidup <link type="page"><caption> di laut selama paling tidak 400 juta tahun</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2014/01/140108_iptek_hiu_putih.shtml" platform="highweb"/></link> tersebut berusaha menghindari ular beracun ini, seperti terungkap oleh tim peneliti biologi syaraf Universitas Australia Barat (UWA).
Wetsuit bergaris ini pertamakali ditemukan ahli biologi laut Walter Starck.
Sekarang pemahaman lebih rinci tentang indera penglihatan hiu membantu tim UWA untuk memperbarui ide tersebut.

Sumber gambar, afp
Para peneliti harus memastikan garis-garis dapat dilihat ikan hiu dari jarak jauh mengingat kemampuan mata mereka tidak sebagus manusia.
Tim ini sedang mengembangkan dan menguji sejumlah alat penangkal yang tidak mematikan, seperti dilaporkan wartawan BBC, Helen Scales.
Tujuannya adalah merekayasa indera hiu yang sangat peka untuk mencegah mereka mendekati dan menyerang manusia.
"Kami berusaha mencapai keseimbangan antara perlindungan bagi manusia dan juga hiu pada saat bersamaan," kata pemimpin tim Prof Shaun Collin.
Seperempat dari semua spesies ikan hiu terancam kepunahan, menurut laporan Serikat Internasional Konservasi Alam (IUCN).
Ancaman utama terhadap kelangsungan hidup hiu adalah pemancingan berlebihan yang dilakukan manusia.
Padahal kebanyakan orang takut diserang ikan yang telah berevolusi menjadi berbagai spesies, mulai dari ikan hiu yang bersinar di kegelapan, hiu wobbegong yang berjanggut sampai hiu paus, yang merupakan ikan terbesar di dunia.
Di Australia Barat perburuan hiu masih berlanjut walau banyak yang menggelar protes menentangnya.
Masalah serangan hiu atas manusia meningkat belakangan ini dengan tujuh korban jiwa dalam tiga tahun terakhir, sementara jumlah kematian dalam satu abad lalu mencapai 20 jiwa.









