Pembedahan pertama dengan printer 3D

Para dokter di Wales, Inggris, menggunakan printer 3D untuk melakukan bedah reskonstruksi wajah seorang pria yang luka parah akibat kecelakaan lalu lintas.
Stephen Power mengalami retak di tengkorak kepala dan menyebabkan mata dan tulang pipinya terdorong dari posisi semula.
Para dokter bedah melakukan rekonstruksi wajah dengan menggunakan printer 3D mulai dari rencana pemetaan wajah sampai pada <link type="page"><caption> operasi bedah</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2014/02/140203_iptek_bedahplastik.shtml" platform="highweb"/></link>.
Power diperkirakan merupakan pasien pertama di dunia yang menjalani pembedahan rekonstruksi wajah dengan menggunakan printer 3D dalam setiap prosedur.
Para dokter di rumah sakit Morriston, Swansea, harus memecah tulang pipinya lagi sebelum melakukan rekosntruksi.
Inggris merupakan salah satu pelopor penggunaan teknologi 3D dalam pembedahan melalui tim dokter di London dan Newcastle.
Operasi delapan jam
Walaupun menggunakan helm, Power yang berusia 29 tahun, mengalami luka serius dalam kecelakaan tahun 2012.
"Tulang pipi saya retak, geraham, hidung dan tulang tengkorak juga retak," kata Power yang dirawat di rumah sakit selama empat bulan.

"Saya tidak ingat kecelakaannya. Saya ingat lima menit sebelum kecelakaan dan saat bangun di rumah sakit beberapa bulan kemudian," tambahnya.
Operasi rekonstruksi wajah Power dilakukan selama delapan jam.

Tim bedah menggunakan printer 3D untuk mencetak berbagai bentuk tulang wajah Power sebagai panduan dalam operasi.









