Linkedln buka layanan khusus Cina

Sumber gambar,
Layanan jaringan profesional LinkedIn merilis versi beta untuk mengetes situs layanan berbahasa Cina-nya.
Menurut Linkedln langkah ini dilakukan agar dapat menawarkan layanan yang sifatnya lebih lokal pada para penggunannya di Cina.
Dengan demikian diharapkan jaringan LinkedIn akan meraih banyak pengguna di Cina - dimana jejaring media sosial sejenis seperti Facebook dan Twitter dilarang.
Cina merupakan pasar internet terbesar di dunia dengan 500 juta pengguna.
LinkedIn mengatakan juga membentuk sebuah usaha patungan dnegan Sequoia China serta China Broadband Capital untuk "membantu menyambungkan lebih dari 140 juta profesional Cina satu dengan lainnya serta dengan 277 juta pengguna layanan ini di seluruh dunia".
Platform sosial media jadi ajang yang sangat digemari di Cina sebagai sarana mengungkapkan pendapat dan membaca informasi tanpa sensor.
Namun tetap saja, isi di jaringan sosial setempat tetap <link type="page"><caption> menjadi sasaran sensor</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2013/10/131005_iptek_cinainternet.shtml" platform="highweb"/></link>.
Direktur Utama LinkedIn Jeff Weiner mengakui bahwa "sebagai syarat agar dapa beroperasi di Cina, pemerintahnya memang menerapkan sensor pada wahana internetnya".
Meski tak diperjelas apa saja bentuk pembatasan yang akan dilakukan oleh pihak berwenang Cina, namun menurut sejumlah laporan layanan berbahasa Cina tidak dilengkapi dengan fitur diskusi kelompok untuk menghindari adanya sensor.









