Diluncurkan kampanye antiklakson di India

Sumber gambar, AP
Kampanye antiklakson diluncurkan di India setelah seorang pakar perilaku merasa bunyi klakson kendaraan di jalan-jalan di negara tersebut telah melewati batas.
Pakar tersebut, Anand Damani, merancang detektor di mobil yang akan menyala bila sopir membunyikan klakson lebih dari tiga kali dalam waktu singkat.
"Bunyi klakson, bila terdengar terus-menerus, bisa menyebabkan stres dan darah tinggi," kata Damani kepada wartawan BBC, Rajan Datar, di Mumbai.
"Lihat saja, semua orang membunyikan klakson untuk meminta jalan. Padahal kalau kita sabar, kendaraan di depan pasti juga akan bergerak dan kita akan bisa melaju," katanya.
Damani memasang detektor klakson ke sejumlah kendaraan dan ternyata detektor ini bisa mendorong sopir mengurangi membunyikan klakson hingga 61%.
"Idealnya detektor ini harus ada di setiap kendaraan, sehingga orang bisa mengurangi kebiasaan membunyikan klakson secara berlebihan," kata Damani.
Ia dan beberapa pegiat berharap pemerintah akan mengeluarkan perangkat hukum yang mewajibkan detektor antiklakson ini ada di setiap kendaraan.





