Penjualan Grand Theft Auto langgar embargo

Situs belanja Amazon.co.uk sudah mengirim video game baru Grand Theft Auto 5 (GTA5) sebelum peluncuran resmi Selasa besok (17/09) sehingga melanggar embargo ketat yang ditetapkan pembuat game.
Banyak konsumen yang memesan game sebelum peluncuran resmi menerima pesanan mereka pada Sabtu (14/09). Beberapa di antara mereka bahkan langsung memamerkan game baru mereka di media sosial.
"Saya mendapat game hari Sabtu yang saya bayar sendiri, dan senang dari sisi pribadi. Tetapi hal ini tentu saja akan menimbulkan masalah bagi Rockstar," kata Will Guyatt, juru bicara situs video dan hiburan IGN.com kepada BBC.
Dia mengatakan saat ini terdapat 2.000 toko yang menyediakan stok menjelang peluncuran resmi, namun sudah banyak orang yang membocorkan isi game tersebut di dunia maya karena mereka memegang kopi sendiri.
Kasus Sony
Pembuat Grand Theft Auto 5, Rockstar North, dilaporkan melakukan penyelidikan atas pengiriman awal yang dilakukan Amazon tetapi belum memberikan tanggapan.

Amazon juga belum mengeluarkan pernyataan.
Bukan kali ini saja pembuat game Rockstar kebobolan menjelang peluncuran resmi. Pada Agustus lalu, Sony meminta maaf kepada Rockstar setelah audio dari game baru yang akan diluncurkan bocor di online.
Konsumen yang memesan game sebelum peluncuran dibolehkan mengunduh versi "terkunci", tetapi sebagian dari mereka berhasil mengambil audio yang akhirnya mengungkap sebagian alur cerita.
Versi terbaru Grand Theft Auto menggantikan versi 4 yang pertama kali diluncurkan pada 2008.









