Jepang kerahkan robot untuk bersihkan reaktor Fukushima

Perusahaan Jepang Mitsubishi meluncurkan robot anti radiasi untuk membersihkan reaktor nuklir Fukushima.
Perusahaan lain, diantaranya Hitachi dan Toshiba, baru-baru ini juga telah merampungkan robot dengan kendali jarak jauh.
Fukushima mengalami kerusakan setelah gempa bumi dan tsunami pada 2011.
Saat ini sejumlah robot telah mulai bekerja di dalam reaktor tetapi tidak ada yang khusus dirancang untuk pekerjaan pembersihan.
Seorang pakar dari Inggris mengatakan bekerja di reaktor nuklir adalah “tantangan bagi robot.”
Disebut dengan MEISTer (Maintenance Equipment Integrated System of Telecontrol Robot), “tankbot” buatan Mitsubishi memiliki tinggi 1,3m dan memiliki dua lengan dengan fleksibilitas gerakan tujuh derajat dan mampu mengangkat beban seberat 15kg.
Anti radiasi
Robot tersebut juga dilengkapi dengan berbagai alat dan piranti elektroniknya dirancang khusus untuk bertahan dari radiasi.
Namun Jeremy Pitt, wakil kepala Sistem Intelijen dan Kelompok Jaringan di Imperial College London, mengatakan masih sulit bagi mesin yang dikendalikan dari jarak jauh untuk dapat menggantikan manusia dalam kondisi berat.
“Beroperasi di lingkungan ekstrim memerlukan keterampilan manusia yang luar biasa dan biasanya tidak diperhitungkan,” kata dia.
“Pada dasarnya, daripada memprogram robot untuk mengikuti serangkaian tindakan yang akurat, dalam lingkungan terbuka persyaratannya adalah memprogram robot agar bisa berimprovisasi.
“Hal ini memerlukan perpaduan mekanisme berpikir secara sadar, seperti belajar tapi dengan mekanisme berpikir dibawah sadar.”









