Rencana Inggris pantau email dipersoalkan

Wakil Perdana Menteri Inggris Nick Clegg mengatakan rencana pemerintah memberi kewenangan baru kepada polisi dan badan intelijen untuk memantau email dan internet perlu dikaji ulang.
Pemikiran Clegg ini sejalan dengan laporan komite parlemen yang membahas RUU itu.
Komite menyebutkan memang diperlukan peraturan baru untuk membantu polisi memberantas kejahatan dan mengatasi ancaman keamanan yang dilakukan melalui komunikasi online.
Tetapi peraturan itu dikhawatirkan melebihi tujuan yang ingin dicapai.
Surat pengadilan
Clegg mengatakan komite parlemen menggarisbawahi sejumlah kritikan serius, termasuk skala, proporsi, biaya, dan perlunya konsultasi lebih lanjut.
"Atas alasan itulah saya yakin pemerintah koalisi perlu memikirkan ulang secara mendasar tentang legislasi ini. Kita tidak bisa meneruskan RUU ini dan kita harus kembali ke langkah awal," kata Clegg.
Nick Clegg dari Partai Liberal Demokrat menyatakan akan memblokir Rancangan Udang-undang Data Komunikasi Data.
Berdasarkan RUU, penyedia layanan internet diharuskan menyimpan semua data komunikasi online di Inggris, antara lain rincian waktu komunikasi, durasi, pengirim pesan dan penerima pesan serta lokasi piranti yang digunakan untuk mengirim pesan.
Namun polisi harus mengantongi surat perintah pengadilan untuk bisa mengakses pesan-pesan itu.









