FA: John Terry menghina Anton Ferdinand

Terbaru  5 Oktober 2012 - 17:15 WIB
anton ferdinand, john terry

Kasus Anton Ferdinand (kiri) dan John Terry terjadi Oktober 2011.

Asosiasi Sepak Bola Inggris, FA, mengatakan pemain Chelsea John Terry bersalah karena mengeluarkan cacian rasial kepada pemain belakang QPR Anton Ferdinand.

FA menerbitkan laporan setebal 63 halaman dan berisi penjelasan keputusan untuk mengenakan larangan empat kali bertanding bagi kapten Chelsea itu dan denda £220.000.

Dokumen itu menyebutkan argumen pembelaan Terry, 31, "tidak kredibel".

Terry -yang dinyatakan tidak bersalah oleh pengadilan- memiliki waktu 14 hari untuk mengajukan banding.

Insiden antara Terry dan Ferdinand terjadi dalam laga antara dua klub yang berakhir pada kemenangan QPR 1-0 di Loftus Road tanggal 23 Oktober 2011.

Terry dituduh menyebut Ferdinand sebagai "hitam" dan menggunakan kata-kata makian sangat kasar.

Cara penghinaan

Terry tidak membantah menggunakan kata "hitam" dan mencaci Ferdinand.

Pembelaanya menyebutkan ia mengira Ferdinand menuduhnya menggunakan kata-kata cacian itu dan ia mengulanginya saat tertangkap kamera.

"Kami telah menyaksikan tayangan itu berkali-kali. Dan pada tahap kritis, saat ia menggunakan kata-kata itu, Terry terlihat tersenyum pada mulanya, sebelum raut wajahnya berubah menunjukkan sikap meremehkan," kata laporan FA itu.

Laporan itu menambahkan, "Berdasarkan temuan itu, komisi cukup puas... bahwa ada dasar yang kredibel bahwa pembelaan Terry yang menyebutkan kata-kata itu ia arahkan ke Ferdinand sebagai sanggahan."

"Kami cukup puas dan menemukan bahwa kata-kata penghinaan itu dilontarkan sebagai cara penghinaan."

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.

]]>