
Terry didakwa mengeluarkan kata-kata rasis ke Anton Ferdinand.
Pemain belakang Queens Park Rangers (QPR), Anton Ferdinand, menegaskan tidak ingin bersalaman dengan John Terry, sebelum laga QPR-Chelsea, hari Sabtu (15/09) dalam lanjutan Liga Primer.
Terry dituduh mengeluarkan kata-kata rasis ke Ferdinand Oktober tahun lalu, meski pengadilan kemudian memutuskan bahwa Terry tidak bersalah.
Persatuan sepak bola Inggris (FA) sekarang menangani kasus ini dan Terry bisa dikenai sanksi bila kapten Chelsea ini dinyatakan bersalah.
Bersalaman antara sesama pemain adalah acara rutin yang dilakukan sebelum pertandingan digelar.
Kegiatan ini ditiadakan Januari lalu ketika QPR bertemu Chelsea di ajang Piala FA. Persatuan sepak bola Inggris ketika itu menyatakan salaman pemain dihapus karena kasus rasisme Terry tengah digelar di pengadilan.
Posisi FA
Untuk pertandingan hari Sabtu 15 September, FA hingga hari Jumat masih memutuskan bahwa salaman pemain akan tetap dilakukan.
Para pejabat QPR dan Chelsea telah bertemu sejak hari Kamis untuk membahas masalah ini.
Terry sendiri mengatakan ingin bermain dalam pertandingan ini, meski belum diketahui apakah kondisi fisiknya mendukung untuk berlaga setelah absen dalam pertandingan Inggris melawan Ukraina di kualifikasi Piala Dunia.
Anton Ferdinand mengungkapkan ia juga tidak akan bersalaman dengan Ashley Cole.
Dalam kasus rasisme Cole menjadi saksi yang meringankan untuk Terry.






