
Fabio Jose Silva Coelho menyatakan tidak punya pilihan selain mencabut video tersebut.
Presiden Google di Brasil, Fabio Jose Silva Coelho, mengatakan akan mencabut video kontroversial di YouTube yang menyebabkan dia sempat ditangkap.
Rabu 26 Oktober dia ditangkap karena menentang pengadilan yang memutuskan materi video tersebut memfitnah salah satu calon dalam pemilihan walikota Gampo Grande, bulan depan. Pengadilan juga meminta agar video itu dicabut dari YouTube.
Dalam pernyataannya, Coelho mengatakan pencabutan dilakukan karena dia tidak punya pilihan lain setelah kalah dalam upaya banding terahkir.
"Ketika kami menunggu pengadilan banding, surat penangkapan dikeluarkan kepada saya sebagai direktur Google Brasil. Larut malam tadi kami mendengar upaya banding kami ditolak dan sekarang kami tidak punya pilihan selain memblokir video itu di Brasil," tulisnya dalam pernyataan Kamis 27 September.
"Kami amat kecewa karena kami tidak pernah mendapat kesempatan penuh untuk mengajukan alasan di pengadilan bahwa kebebasan berbicara di video adalah sah dan seharusnya tetap tersedia di Brasil."
Walau sudah bebas setelah sempat ditahan sebentar, Coelho masih harus hadir di pengadilan yang belum ditentukan waktunya.
"Kami amat kecewa karena kami tidak pernah mendapat kesempatan penuh untuk mengajukan alasan di pengadilan bahwa kebebasan berbicara di video adalah sah dan seharusnya tetap tersedia di Brasil."
Fabio Jose Silva Coelho
Adapun video lain yang dianggap memfitnah sudah dicabut sendiri dari YouTube oleh orang yang mengunggahnya.
UU pemilu yang tegas
Kasus video yang dianggap memfitnah calon walikota itu menjadi pembahasan yang hangat di Brasil.
Sejumlah pihak mengatakan Google -lewat anak perusahaannya, YouTube- melanggar keputusan hakim dan hakim sepenuhnya berhak untuk mengeluarkan surat penangkapan karena perintahnya dilanggar.
Undang-undang pemilihan umum di Brasil dengan tegas membatasi komentar yang boleh disampaikan lewat TV, radio, dan internet tentang calon yang bersaing.
Dalam beberapa kasus, sejumlah media dijatuhi hukuman denda yang besar namun hanya beberapa orang yang ditangkap.
Oleh karena itu banyak yang mempertanyakan penangkapan Fabio Jose Silva Coelho karena video yang dimuat oleh orang lain di YouTube.
"Tidak jelas siapa yang bertanggung jawab untuk isi dan hal itu menimbulkan ketidakpastian bagi perusahaan internet, pengguna, dan juga hakim yang menafsirkan undang-undang bukan ditulis untuk internet," tutur Jose Guilherme Zagallo, Ketua Komisi Teknologi Informasi di Asosiasi Penasehat Hukum Brasil, kepada kantor berita AP.
Google sendiri sejauh ini sudah menghadapi permintaan dari 20 pemerintah negara bagian Brasil untuk mencabut video-video yang dianggap melanggar peraturan pemilihan umum.






