Cina beli 50 pesawat Airbus senilai US$3,5 miliar

Terbaru  30 Agustus 2012 - 20:18 WIB
Airbus

Perjanjian Cina dengan Airbus merupakan yang terbesar sejauh ini.

Cina menandatangani perjanjian untuk membeli 50 pesawat senilai US$3,5 miliar dari perusahaan penerbangan Eropa, Airbus.

Perjanjian itu merupakan bagian dari kesepakatan perdagangan yang ditandatangani oleh Kanselir Jerman Angela Merkel dalam awal kunjungan dua hari ke Cina.

Perjanjian tentang perakitan pesawat Airbus di Cina juga ditandatangani, menurut kantor berita Xinhua.

Perdana Menteri Cina Wen Jiabao mengatakan Kamis (30/08), negaranya akan terus melakukan investasi di Uni Eropa.

Sengketa emisi

Perjanjian ini adalah kesepakatan terbesar bagi Airbus sejak sengketa emisi antara Cina dan Komisi Skema Perdagangan Karbon Uni Eropa (ETS).

Sejak 1 Januari tahun ini, ETS mengenakan biaya terhadap pesawat untuk karbon emisi yang dikeluarkan pesawat.

Cina dan sejumlah negara lain mengatakan sistem itu tidak adil karena mengenakan biaya untuk seluruh perjalanan bukan hanya di kawasan udara Eropa.

Menyusul protes ini, direktur EADS Louis Gallois mengatakan Maret lalu Airbus menghadapi "langkah pembalasan" dari CIna.

Ia mengatakan, Cina memblok perusahaan-perusahaan untuk membeli pesawat buatan Airbus. Beijing tidak berkomentar atas tuduhan itu.

Kunjungan Merkel ke Cina adalah untuk yang kedua kali tahun ini untuk meningkatkan hubungan bisnis dengan perusahaan-perusahaan Eropa.

Merkel didampingi oleh beberapa menteri dan juga sejumlah pengusaha Jerman.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.

]]>