Remaja putri Afghanistan menembak mati petempur Taliban setelah kedua orang tuanya dibunuh

afghanistan

Sumber gambar, SOCIAL MEDIA

Keterangan gambar, Foto remaja putri Afghanistan yang sedang memegang senapan menjadi viral dalam beberapa hari terakhir.
Waktu membaca: 2 menit

Seorang remaja putri Afghanistan menjadi viral di media sosial dan disebut "heroik" setelah menembak mati dua petempur Taliban yang mengacak-acak rumahnya dan membunuh orang tuanya.

Remaja bernama Qamar Gul itu menyaksikan ayahnya, yang merupakan seorang kepala desa di Provinsi Ghor, dibunuh karena mendukung pemerintah—menurut beberapa pejabat di Provinsi Ghor.

Ibunya, yang mencoba menghentikan aksi milisi Taliban tersebut, juga ikut dibunuh.

Gadis itu lantas mengambil senapan AK-47 milik keluarganya, menembak mati dua anggota Taliban, dan melukai beberapa lainnya.

Tak lama kemudian Gul bergabung dengan penduduk desa dan milsi pro-pemerintah untuk menghalau serangan Taliban yang ingin membalas dendam. Upaya mereka berhasil, Taliban dipukul mundur.

Para pejabat setempat mengatakan remaja putri, yang diyakini berusia antara 14-16 tahun itu, dibawa ke tempat yang aman bersama adik laki-lakinya.

Foto dia yang sedang memegang senapan tersebut menjadi viral dalam beberapa hari terakhir.

Di media sosial, warganet ramai memujinya.

"Angkat topi untuk keberaniannya,"sebut warganet Najiba Rahmi di Facebook sebagaimana dikutip kantor berita AFP.

"Kami tahu orang tua tidak tergantikan, namun balas dendammu akan memberikanmu rasa damai," kata Mohamed Saleh, juga di Facebook.

Menurut media setempat, Ghor adalah salah satu provinsi yang tidak berkembang di Afghanistan dan insiden kekerasan terhadap perempuan terbilang tinggi.

Taliban menandatangani kesepakatan damai dengan Amerika Serikat pada Februari lalu, namun banyak anggotanya terus menyerukan penggulingan pemerintah Afghanistan dan konstitusi negara tersebut.

Línea
Hentikan YouTube pesan, 1
Izinkan konten Google YouTube?

Artikel ini memuat konten yang disediakan Google YouTube. Kami meminta izin Anda sebelum ada yang dimunculkan mengingat situs itu mungkin menggunakan cookies dan teknologi lain. Anda dapat membaca Google YouTube kebijakan cookie dan kebijakan privasi sebelum menerima. Untuk melihat konten ini, pilihlah 'terima dan lanjutkan'.

Peringatan: Konten pihak ketiga mungkin berisi iklan

Lompati YouTube pesan, 1

Hentikan YouTube pesan, 2
Izinkan konten Google YouTube?

Artikel ini memuat konten yang disediakan Google YouTube. Kami meminta izin Anda sebelum ada yang dimunculkan mengingat situs itu mungkin menggunakan cookies dan teknologi lain. Anda dapat membaca Google YouTube kebijakan cookie dan kebijakan privasi sebelum menerima. Untuk melihat konten ini, pilihlah 'terima dan lanjutkan'.

Peringatan: Konten pihak ketiga mungkin berisi iklan

Lompati YouTube pesan, 2

Hentikan YouTube pesan, 3
Izinkan konten Google YouTube?

Artikel ini memuat konten yang disediakan Google YouTube. Kami meminta izin Anda sebelum ada yang dimunculkan mengingat situs itu mungkin menggunakan cookies dan teknologi lain. Anda dapat membaca Google YouTube kebijakan cookie dan kebijakan privasi sebelum menerima. Untuk melihat konten ini, pilihlah 'terima dan lanjutkan'.

Peringatan: Konten pihak ketiga mungkin berisi iklan

Lompati YouTube pesan, 3