Sinéad O'Connor, penyanyi Irlandia yang masuk Islam setelah jadi imam gereja

Shuhada' Davitt, formerly known as Sinéad O'Connor

Sumber gambar, Twitter/@MagdaDavitt77

Keterangan gambar, Sinéad O'Connor mengubah pula namanya menjadi Shuhada.
Waktu membaca: 1 menit

Penyanyi terkenal asal Irlandia Sinéad O'Connor mengumumkan bahwa dia telah masuk Islam.

Musikus yang terkenal oleh lagu Nothing Compares 2 U yang merupakan karya Prince pada tahun 1990an itu mengatakan bahwa dia telah mengubah namanya menjadi Shuhada.

Dalam sebuah unggahan di Twitter, dia menyampaikan ucapan terima kasih kepada sesama Muslim atas dukungan mereka.

Dia mengatakan bahwa keputusannya pindah agama adalah 'ujung alamiah dari perjalanan teolog cerdas manapun,' dan mengunggah video dirinya melantunkan adzan.

Pada hari Kamis (25/10), Imam Irlandia Syaikh Umar al-Qadri mengunggah video Sinéad O'Connor saat mengucapkan kalimat syahadat.

Hentikan X pesan, 1
Izinkan konten X?

Artikel ini memuat konten yang disediakan X. Kami meminta izin Anda sebelum ada yang dimunculkan mengingat situs itu mungkin menggunakan cookies dan teknologi lain. Anda dapat membaca X kebijakan cookie dan kebijakan privasi sebelum menerima. Untuk melihat konten ini, pilihlah 'terima dan lanjutkan'.

Peringatan: Konten pihak ketiga mungkin berisi iklan

Lompati X pesan, 1

Presentational white space
Hentikan X pesan, 2
Izinkan konten X?

Artikel ini memuat konten yang disediakan X. Kami meminta izin Anda sebelum ada yang dimunculkan mengingat situs itu mungkin menggunakan cookies dan teknologi lain. Anda dapat membaca X kebijakan cookie dan kebijakan privasi sebelum menerima. Untuk melihat konten ini, pilihlah 'terima dan lanjutkan'.

Peringatan: Konten pihak ketiga mungkin berisi iklan

Lompati X pesan, 2

Presentational white space

Ini bukan pertama kalinya O'Connor, yang tahun lalu telah secara resmi mengubah namanya menjadi Magda Davitt, secara terbuka berbicara dan bersikap tentang agama.

Pada tahun 1992, ia memicu kontroversi setelah mencabik-cabik foto Sri Paus dalam siaran langsung di televisi AS.

Tujuh tahun kemudian, dia ditahbiskan sebagai imam oleh sebuah gereja di Lourdes, Prancis, yang memisahkan diri dari Vatikan. Gereja Katolik, yang tidak mengizinkan perempuan menjadi imam, tidak mengakui upacara tersebut.

Singer Sinéad O'Connor at Lourdes in France where she was ordained as a priest in the Latin Tridentine Church, 1999

Sumber gambar, PA

Keterangan gambar, Sinéad O'Connor di Lourdes, tempat ia ditahbiskan sebagai seorang imam di Gereja Latin Tridentine, tahun 1999.