Omar Mateen menyatakan diri sebagai 'tentara Islam'

Omar Mateen
Keterangan gambar, Mateen menelepon layanan darurat 911 sebelum berbicara denga juru runding polisi.

Pria bersenjata yang menewaskan 49 orang di kelab malam gay di Orlando, Amerika Serikat, menyebut dirinya sebagai tentara Islam dalam percakapan dengan polisi.

Sebagian transkrip pembicaraan antara Omar Mateen dengan juru runding polisi dalam penyanderaan selama tiga jam itu diumumkan oleh FBI.

Mateen -yang tewas ditembak polisi yang akhirnya menyerbu masuk ke dalam kelab malam- juga menyebut tentang perang di Suriah dan teror di Prancis.

  • <link type="page"><caption> Istri pria bersenjata Orlando, 'dapat dikenai dakwaan'</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/06/160615_dunia_orlando_istri" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Omar Mateen beberapa kali datang ke Pulse</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/06/160614_dunia_orlando_mateen" platform="highweb"/></link>

FBI mengatakan pria berusia 29 tahun tersebut melakukan dua kali pembicaraan dengan penerima layanan darurat 911 dalam tiga panggilan telepon sekitar 30 menit setelah melakukan serangan 12 Juni lalu.

Pembicaraan pertama, sekitar 50 detik, ketika dia diperkirakan sedang menyandera belasan orang.

Polisi: Darurat 911, percakapan ini direkam.

Mateen: Atas nama Allah yang Maha Pemurah (dalam Bahasa Arab)

Polisi: Apa?

Mateen: Memuji Allah, dan sembahyang untuk perdamaian atas nama Nabi Mohammad (dalam Bahasa Arab). Saya beritahu Anda, Saya di Orlando dan saya yang menembak.

Polisi: Siapa namamu?

Mateen: Nama saya adalah saya mengungkapkan kesetiaan kepada (dihapus)

Polisi: Ok, Siapa namamu?

Mateen: Saya menyatakan kesetiaan kepada (dihapus) semoga Allah melindunginya (dalam Bahasa Arab), atas nama (dihapus)

Polisi: Baik, di mana kau?

Mateen: Di Orlando.

Police: Di mana di Orlando?

Percakapan berakhir

Omar Mateen

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Nama kelompok dan orang yang disebut Mateen dihapus dari transkrip yang diumumkan.
  • <link type="page"><caption> Korban penembakan di Orlando selamat setelah pura-pura mati</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/06/160615_dunia_korban_penembakan_orlando" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Obama tegaskan 'tidak ada kaitan' Orlando dengan ISIS</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/06/160613_dunia_orlando_obama" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Siapakah Omar Mateen, pelaku serangan klub gay Orlando itu?</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/06/160613_dunia_siapa_pelaku_orlando" platform="highweb"/></link>

Kelompok dan nama orang yang disebut Mateen dalam percakapan telepon dengan layanan darurat itu dihapus, namun FBI sebelumnya mengatakan dia mengungkapkan kesetiaan kepada Abu Bakr al-Baghdadi, pemimpin kelompok militan Negara Islam atau ISIS.

Mateen kemudian berbicara dengan Tim Perundingan Kepolisian Orlando, sampai tiga kali setelah telepon pertama ke 911 tersebut.

Dalam pembicaraan dengan tim perunding itulah, dia mengidentifikasi dirinya sebagai 'tentara Islam'.

Seorang juru bicara FBI mengatakan kepada para wartawan bahwa Mateen berbicara dengan 'dingin, tenang, dan diatur'.

Ditambahkan tidak ada bukti bahwa kelompok teroris asing yang berada di penembakan Oralndo dan Mateen tampaknya menjadi radikal di dalam negeri.