Gencatan senjata Suriah tanpa ISIS dan al Nusra

suriah

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Kesepakatan itu nanti tak akan berlaku terhadap ISIS dan kelompok terkait Al Qaida, Front al Nusra

Pertemuan sejumlah negara besar dunia tentang Suriah sepakat untuk mengupayakan 'penghentian permusuhan' dalam tempo sepekan, kata Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry.

Namun dikatakannya, gencatan senjata itu tidak berlaku untuk pertempuran melawan kelompok jihad yang menamakan diri Islam Negeri atau ISIS, dan kelompok terkait AL Qaida, Front al-Nusra.

Dia juga mengatakan, negara-negara sekutu itu sepakat untuk langsung <link type="page"><caption> mempercepat dan memperluas pengiriman bantuan</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/02/160211_dunia_pengungsi_aleppo_palangmerah" platform="highweb"/></link> kemanusiaan.

Pengumuman ini berlangsung saat tentara Suriah, yang didukung oleh serangan udara Rusia, terus mendekati provinsi Aleppo.

Ofensif militer ini mengancam puluhan ribu warga sipil di<link type="page"><caption> bagian yang dikuasai pemberontak di Aleppo</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/02/160206_dunia_suriah_pengungsi" platform="highweb"/></link>.

John Kerry mengakui rencana gencatan senjata itu "ambisius" dan mengatakan ujian sesungguhnya adalah apakah pihak-pihak yang terlibat bisa menghormati komitmennya.

"Apa yang kita punya adalah kata-kata di atas kertas, sedangkan apa yang kita butuhkan dalam beberapa hari ke depan adalah penerapannya di lapangan," katanya.

Sebuah <link type="page"><caption> satuan tugas PBB</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/02/160208_dunia_suriah_pbb" platform="highweb"/></link> akan dibentuk untuk menjamin akses bantuan kemanusiaan ke semua pihak, Kerry menambahkan.

Saat mengumumkan hal itu, Kerry didampingi mitranya dari Rusia Sergei Lavrov dan utusan khusus PBB untuk Suriah, Staffan de Mistura.

Lavrov mengatakan ada "alasan untuk berharap, bahwa kita telah mengambil langkah besar hari ini."

Pada konferensi pers, Kerry menyentil bahwa serangan-serangan Rusia <link type="page"><caption> lebih menyasar pasukan oposisi,</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/02/160208_dunia_turki_merkel" platform="highweb"/></link> bukan teroris seperti yang disebutkan Moskow.

Tapi kedua pihak sepakat bahwa pembicaraan damai yang melibatkan pemerintah Suriah dan kelompok-kelompok pemberontak harus segera dilangsungkan lagi secepatnya.