Menlu AS paparkan strategi menghadapi ISIS

John Kerry

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Menlu AS, John Kerry, berbicara di depan pertemuan para menlu di Italia, yang dihadiri oleh 23 negara.

Koalisi pasukan internasional harus memukul mundur para petempur kelompok yang menamakan diri Negara Islam (ISIS) dan tak memberi kesempatan mereka untuk melakukan konsolidasi.

Hal ini disampaikan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, John Kerry, saat berbicara di depan pertemuan para menteri luar negeri di ibu kota Italia, Roma, hari Selasa (02/02), yang dihadiri 23 negara.

Kerry mengatakan upaya merebut kembali wilayah-wilayah di Irak dan Suriah dari tangan ISIS telah mencatat kemajuan besar dan tantangannya sekarang adalah mencegah ISIS menghimpun kembali kekuatan setelah dipukul mundur.

Di Libya, kata Kerry, terbentuknya pemerintah persatuan nasional bisa mencegah ISIS menggalang dukungan.

Secara khusus Libya mendapatkan perhatian karena masyarakat internasional tak ingin melihat "kekhalifahan palsu punya akses atas minyak bernilai miliaran dolar", kata Menlu Kerry.

Dalam konteks ini strategi yang mestinya ditempuh adalah merebut wilayah ISIS di Libya dan mendorong terciptanya pemerintah yang bisa berfungsi dengan baik.

Masuknya ISIS ke Libya antara lain disebabkan kekacauan di bidang politik dan keamanan setelah rezim Moammar Gadhafi digulingkan lebih dari empat tahun lalu.