Irak menyatakan Ramadi diselamatkan dari ISIS

ramadi

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Juru bicara Brigadir Jenderal Yahya Rasul mengatakan bendera Irak telah berkibar di Ramadi.

Kota Ramadi, Irak telah "dibebaskan" dari kelompok yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS, kata militer Irak.

Juru bicara Brigadir Jenderal Yahya Rasul mengatakan pasukan telah mencatat kemenangan "hebat sekali".

Dia menambahkan bendera Irak telah berkibar di kompleks pemerintahan di sana.

Penguasaan kembali kota itu dipandang sebagai langkah mundur besar-besaran kelompok jihadis tersebut.

ISIS menguasai Ramadi pada bulan Mei, lewat sebuah kekalahan yang dianggap memalukan pihak militer.

Pasukan pemerintah<link type="page"><caption> Irak telah berjuang untuk merebutnya kembali selama berminggu-minggu.</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/12/151227_dunia_irak_ramadi" platform="highweb"/></link>

Mereka kemudian berhasil menguasai kompleks pemerintah pada hari Minggu (27 Desember), mengusir milisi ISIS dan pembom bunuh diri yang bertahan di dalam gedung.

Militer mengatakan milisi ISIS yang tersisa telah mengarah ke timur laut Ramadi.

Operasi menguasai kembali Ramadi, sekitar 55 km barat Baghdad, dimulai permulaan bulan November.

Aksi didukung serangan udara koalisi pimpinan Amerika Serikat, tetapi lamban mencatat kemajuan, terutama karena pemerintah memilih tidak menggunakan pasukan paramiliter Syiah untuk membantu kota Tikrit di utara yang sebagian besar dihuni warga Sunni, untuk menghindari ketegangan sektarian.