Penyerang ketiga Bataclan diidentifikasi polisi

Sumber gambar, AFP
Kepolisian Paris dilaporkan sudah mengidentifikasi penyerang ketiga yang menyerang ruang konser musik Bataclan dalam serangkaian serangan di Paris, November lalu, yang menewaskan 131 orang.
Di Bataclan sendiri tercatat 90 orang yang tewas ketika sedang berlangsung konser musik grup Eagle of Death Metal, Jumat 13 November. Selain itu <link type="page"><caption> beberapa bar dan restoran di Paris juga menjadi sasaran kelompok militan Islam.</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/laporan_khusus/serangan_paris" platform="highweb"/></link>
Media tidak menyebut menyebutkan nama penyerang ketiga itu namun Le Parisien menerbitkan berita bahwa pria itu adalah Fouad Mohamed-Aggad dari Strasbourg.
Pria berusia 23 tahun itu dilaporkan melakukan perjalanan ke Suriah pada akhir 2013 dan menjalani proses radikalisasi.
Dua penyerang lainnnya yang merupakan warga Prancis -Omar Ismail Mostefai dan Samy Amimour- meledakkan dirinya di Bataclan.
Mostefai diidentifikasi dengan potongan jari yang ditemukan di tempat kejadian dan tahun 2010 diidentifikasi pihak berwenang sebagai tersangka teroris.
Ia pernah didakwa dengan terorisme tahun 2012 terkait rencana perjalanannya ke Yaman dan ditempatkan dalam pengawasan namun berhasil menghilang.
Sebelumnya, muncul laporan bahwa Kepolisian sempat mencoba menangkap orang yang diduga merupakan <link type="page"><caption> dalang penyerangan di Paris, Abdelhamid Abaaoud</caption><url href=" Filename: http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2015/11/151119_dunia_prancis_otak" platform="highweb"/></link>, namun gagal.









