Eropa harus waspada terhadap ancaman teror

Sumber gambar, Getty
Menteri Dalam Negeri Prancis Bernard Cazeneuve mengatakan negara-negara Eropa harus "bangun" dan waspada terhadap ancaman teror, menyusul serangan di Paris yang menewaskan 129 orang tewas.
Dalam sebuah konferensi pers Cazeneuve mengatakan "tidak ada informasi" dari negara-negara Eropa lainnya mengenai bagaimana Abdelhamid Abaaoud bisa berada di Eropa.
Namun dia mengatakan telah menerima kabar dari pihak intelijen yang menyatakan <link type="page"><caption> Abaaoud berada di Yunani</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/11/151119_dunia_prancis_otak" platform="highweb"/></link> sekembalinya dari Suriah.
"Ini sangat mendesak bahwa Eropa bangun, mengatur dan membela diri terhadap ancaman teroris," kata Cazeneuve.
Dia menjelaskan hal tersebut setelah terungkap bahwa Abaaoud, militan kelompok ISIS berwarga negara Belgia, memasuki Prancis tanpa terdeteksi.
Pergerakan Abaaoud
2013: Abaaoud diyakini mengunjungi Suriah untuk pertama kali, bergabung dengan kelompok yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS sebelum kembali ke negara asalnya, Belgia
20 Januari 2014: Melalui bandara Cologne-Bonn di Jerman dalam perjalanan ke Istanbul, Turki. Kembali ke Suriah, di mana ia menjadi salah satu wajah propaganda ISIS
15 Januari 2015: Laporan menyebutkan berdasarkan rekamanan pembicaraan ponsel Abaaoud, ia ditelusuri ada di Yunani saat melakukan percakapan telpon kepada seorang yang berada di sebuah sel Islam di Verviers, Belgia
16 November 2015: Tiga hari setelah serangan Paris, dinas intelijen asing memperingatkan Prancis bahwa Abaaoud telah berada kembali di Eropa, setelah melewati Yunani. Polisi mendapat petunjuk bahwa dia berada di wilayah Prancis
18 November 2015: Abaaoud tewas dalam serangan polisi di pinggiran Paris, Saint-Denis, lima hari setelah dia dilaporkan berada di balik serangkaian serangan di <link type="page"><caption> Paris hari Jumat (13/11</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/multimedia/2015/11/151119_audio_paris" platform="highweb"/></link>) lalu yang menewaskan 129 orang









