Jenazah ketiga ditemukan di apartemen Paris yang digerebek

Saint-Denis

Sumber gambar, EPA

Keterangan gambar, Identitas jenazah ketiga yang merupakan perempuan itu masih belum diungkapkan.

Jenazah ketiga ditemukan di sebuah apartemen di kawasan Saint-Denis, di pinggiran Paris, yang digerebek polisi setelah serangan teroris Jumat (13/11) pekan lalu.

Kejaksaan Prancis memastikan jenazah seorang perempuan ditemukan Kamis (19/11) malam namun tidak mengungkap identitasnya.

Namun sebuah paspor dengan nama Hasna Aitboulahcen -yang meledakkan dirinya sendiri- ditemukan di dalam tas di dekat tempat kejadian.

Tersangka pemimpin rangkaian <link type="page"><caption> serangan di beberapa tempat di Paris</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/laporan_khusus/serangan_paris" platform="highweb"/></link>, yang menewaskan 129 orang, <link type="page"><caption> Abdelhamid Abaaoud, terbunuh dalam operasi polisi.</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/11/151119_dunia_prancis_otak" platform="highweb"/></link>

Hasna Aitboulahcen dilaporkan merupakan sepupu Abaaoud dan dia tewas karena meledakkan rompi bunuh diri dalam penggerebekan atas apartemen di Paris yang berlangsung sekitar tujuh jam.

Berita bahwa Abaaoud dan sedikitnya salah seorang anggota komplotannya mungkin melakukan perjalanan tanpa dideteksi dari Suriah sebelum melakukan serangan Jumat itu mengejutkan banyak warga Eropa.

Para menteri luar negeri Uni Eropa hari ini, Jumat 20 November, menggelar pertemuan di Brussels untuk membahas peningkatan keamanan, antara lain pengetatan perbatasan negara-negara pengguna visa bersama Schengen dengan negara di luar.