Kanselir Jerman kecam demo anti pencari suaka

jerman

Sumber gambar, epa

Keterangan gambar, Pengunjuk rasa tiba di sekitar bekas toko yang dijadikan tempat perlindungan sementara pengungsi di Heidenau.

Kanselir Jerman, Angela Merkel, mengecam unjuk rasa dengan kekerasan di luar sebuah rumah pencari suaka sebagai suatu tindakan yang memalukan.

Milisi kelompok kanan melempar botol dan mercon dalam unjuk rasa yang berlangsung berhari-hari menentang tempat perlindungan pengungsi di kota Heidenau di timur.

Lebih 30 perwira polisi dilaporkan cedera karena kejadian tersebut.

Juru bicara kanselir mengatakan cara kelompok ekstremis sayap kanan dan neo-Nazi berusaha menyebarkan kebencian adalah memuakkan.

Pemerintah Jerman memperkirakan sampai sekitar <link type="page"><caption> delapan ratus ribu orang akan berusaha mendapatkan suaka</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/08/150818_dunia_jerman_pengungsi" platform="highweb"/></link> di Jerman tahun ini.

Negara tersebut mendesak rekan-rekannya sesama anggota Uni Eropa untuk memberikan lebih banyak bantuan.

Kanselir Merkel dijadwalkan akan membicarakan masalah ini dengan Presiden Prancis Francois Hollande hari Senin (24 Agustus).

Jerman menghadapi gelombang migrasi dari Suriah dan Balkan.

Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi Antonio Guterres mengatakan seharusnya lebih banyak negara di Eropa yang turut menanggung beban.

"Untuk jangka panjang tidak akan mungkin bertahan bahwa hanya dua negara Uni Eropa, Jerman dan Swedia, yang menanggung sebagian besar pengungsi," katanya kepada koran Jerman Die Welt beberapa waktu lalu.