Polisi tangkap dua orang terkait penusukan di IKEA

Ikea

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Toko ini telah dibuka kembali dan keamanan sekitarnya ditingkatkan.

Polisi Swedia memastikan telah menahan dua orang terkait <link type="page"><caption> penusukan di toko IKEA Senin (10 Agsutus) lalu</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/08/150810_dunia_swedia_ikea" platform="highweb"/></link>.

Keduanya diketahui merupakan imigran asal Eritrea yang tinggal di pusat akomodasi pencari suaka di Arboga.

Salah satu tersangka pelaku menolak tuduhan telah melakukan penusukan, sedangkan yang seorang lagi terluka dan dirawat di rumah sakit dan belum diinterogasi.

Kini polisi meningkatkan keamanan di pusat akomodasi pengungsi.

Kepala polisi Per Agren menyatakan polisi setempat khawatir terhadap kemungkinan 'pembalasan' yang berasal dari "kekuatan gelap" yang ingin memanfaatkan situasi ini.

Hingga kini alasan penusukan belum diketahui, Agren hanya menyebutnya sebagai "tindakan kegilaan".

Hari Senin lalu seorang ibu dan anak tewas ditusuk dengan pisau di dalam toko IKEA di Vasteras. Toko itu sempat tutup dan sementara berhenti menjual pisau -yang merupakan salah satu barang yang dijual di sana.

Hari Rabu (12 Agustus) toko kembali dibuka dan manajer toko mengharapkan para pegawai dan pelanggan bisa kembali ke "situasi senormal mungkin".

Keamanan di sekitar toko ditingkatkan dan polisi juga memperkuat pengawasan di kamp pengungsi yang ada di wilayah itu, termasuk tempat kedua tersangka berasal.

IKEA tidak memastikan apakah pisau yang dipakai menusuk berasal dari pisau yang dijual di toko mereka.