Dua kereta penumpang di India keluar rel, puluhan tewas

Kondisi gelap dan air jadi hambatan dalam menyelamatkan penumpang

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Kondisi gelap dan air jadi hambatan dalam menyelamatkan penumpang

Dua kereta penumpang di Negara Bagian Madhya Pradesh, India, keluar dari rel dalam selisih waktu dua menit.

Beberapa gerbong dari kedua kereta jatuh ke Sungai Mahack yang meluap dekat jalur kereta api.

Salah satu kereta tersebut sedang menuju Mumbai, sementara kereta lainnya sedang menuju arah yang berlawanan.

Petugas penyelamatan dan warga setempat langsung menuju lokasi kecelakaan.

Sejumlah pejabat mengatakan sedikitnya 20 orang tewas dan 25 lainnya cedera. Kantor berita Press Trust of India melaporkan bahwa jumlah penumpang yang ada dalam kereta belum bisa dipastikan.

Stasiun televisi NDTV melaporkan bahwa sebanyak 300 orang sudah diselamatkan dari lokasi kecelakaan di Harda. Menurut berita mereka, kecelakaan itu mungkin terjadi karena hujan deras merusak jembatan sehingga membuat kereta keluar jalur.

kecelakaan India

Sumber gambar, Getty

Keterangan gambar, India mengoperasikan 9.000 kereta penumpang.

"Kecelakaan ini terjadi karena banjir menggenangi rel. Rel kemudian bengkok sehingga sebanyak enam gerbong kereta Kamayani Express keluar jalur," kata juru bicara perkeretaapian, Anil Saksena, kepada BBC.

Ketika Kamayani Express keluar jalur, lanjutnya, kereta dari arah berlawanan datang hampir bersamaan dengan melintasi rel yang juga tergenang. Akibatnya, kereta itu turut keluar jalur.

Saksena mengatakan kini sedikitnya dua gerbong masih terendam di sungai, meski sebagian besar penumpang telah diselamatkan.

kecelakaan kereta

Sumber gambar, Getty

Keterangan gambar, Salah satu kereta menuju Mumbai dan lainnya ke arah berlawanan.

Menteri Perkeretaapian Suresh Prabhu lewat akun Twitternya mengatakan, "Petugas medis dan personel keselamatan lainnya bergegas ke lokasi. Kegelapan, air jadi hambatan. Tapi memerintahkan semua membantu. Melakukan yang terbaik."

Standar keselamatan di jaringan kereta api nasional India, yang mengoperasikan 9.000 kereta penumpang dan membawa 23 juta penumpang setiap harinya, senantiasa menjadi kekhawatiran publik di tengah kecelakaan yang terjadi.

Pada Juli lalu, sekitar 18 anak dan seorang sopir tewas saat bus sekolah tertabrak kereta di Negara Bagian Telangana.