Pernyataan David Cameron soal migran dikritik

Sumber gambar, afp getty
Pernyataan Perdana Menteri Inggris, David Cameron tentang imigran yang berusaha memasuki Inggris lewat Selat Channel telah mendatangkan kritik.
Berbicara di Vietnam di tengah lawatan ke Asia Tenggara, Cameron menggambarkan migran Calais yang berusaha menyebrang ke Inggris sebagai "swarm", atau "kawanan".
Banyak pihak yang mengkritik penggunaan kata tersebut.
Dewan Pengungsi Inggris menyatakan kata itu "bahasa yang tak manusiawi dari seorang pemimpin dunia".
Calon ketua Partai Buruh Andy Burnham mengatakan bahasa seperti itu "memalukan", sedangkan pemimpin UKIP Nigel Farage menyatakan mengambil jarak dari istilah semacam itu.
Sebelumnya, <link type="page"><caption> Cameron menegaskan posisi Inggris yang tak ingin menjadi "tempat penampungan" </caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/07/150730_dunia_cameron_calais" platform="highweb"/></link>bagi para migran.
Seorang pejabat senior di PBB menuduh para politisi Inggris menanggapi persoalan ini sikap "anti asing dan amat berlebihan".
Ratusan migran mencoba masuk ke Inggris melalui Terowongan Channel dalam semalam.
Rabu (29 Juli) malam, ratusan orang diangkut oleh kepolisian Prancis -yang merupakan upaya massal ketiga untuk memasuki Inggris lewat terowongan Channel.
Pekan ini, <link type="page"><caption> sudah ribuan imigran mencoba masuk Inggris</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/07/150728_dunia_prancis_migran" platform="highweb"/></link> dan 9 orang tewas dalam upaya mereka menyebrang selat Channel selama sebulan terakhir.










