Milisi Syiah dikirim ke 'kota ISIS' di Irak

Sumber gambar, Reuters
Pemerintah Irak mengirim milisi Syiah ke kota Ramadi yang direbut kembali oleh kelompok yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS hari Minggu (17/05).
Mereka telah tiba di satu pangkalan di dekat Ramadi.
Sekitar 500 orang tewas ketika militer Irak meninggalkan Ramadi, ibu kota Provinsi Anbar, yang terletak 112 kilometer di barat Baghdad.
Juru bicara pemerintah regional mengatakan orang-orang meninggalkan Ramadi, namun Amerika Serikat menyampaikan keyakinan bahwa Ramadi akan direbut kembali.
Saat berkunjung ke Korea Selatan, Menteri Luar Negeri Amerika, John Kerry, mengatakan, "Saya yakin akan ada perubahan dengan adanya pengiriman kembali pasukan (ke Ramadi)."
Mundur dari Tikrit
Milisi Syiah yang dikenal dengan sebutan Hashid Shaabi (Mobilisasi Rakyat) ini berperan penting dalam merebut kota Tikrit dari tangan ISIS pada April lalu.
Namun pengerahan milisi Syiah yang didukung Iran ini menimbulkan kekhawatiran sejumlah pihak, termasuk di antaranya pemerintah di Washington.
Milisi ini mundur dari Tikrit di tengah laporan terjadinya penjarahan dan aksi-aksi kekerasan.
Dalam perkembangan terkait, Menteri Pertahanan Iran, Hossein Dehghan, tiba di Baghdad.
Lawatan ini sudah lama dijadwalkan, sebelum milisi Syiah dikirim ke Ramadi.













