Prancis: Pembunuhan warga Armenia adalah genosida

Sumber gambar, AP
Presiden Prancis, Francois Hollande, menyerukan agar pembunuhan orang-orang Armenia oleh pasukan Turki 100 tahun lalu digolongkan sebagai genosida.
Armenia mengatakan 1,5 juta orang tewas dalam pembunuhan massal tersebut.
Turki tidak setuju dengan pandangan ini dan dengan keras menolak jika pembunuhan ini disebut sebagai genosida.
Pemerintah mengakui ada pembunuhan namun tidak sependapat jika insiden ini disebut sebagai upaya sistematis untuk menghancurkan warga Kristen Armenia.
Mereka mengatakan banyak juga orang-orang Islam Turki yang tewas ketika kedua pihak berperang.
Presiden Hollande dan pemimpin Rusia, Vladimir Putin, termasuk di antara sejumlah kepada negara yang hadir di ibu kota Armenia, Yerevan, untuk memperingati pembunuhan tersebut.
Putin mengatakan dunia harus mencegah insiden semacam ini tidak akan terulang lagi.







